Showing posts with label prostat. Show all posts
Showing posts with label prostat. Show all posts

Tuesday, October 26, 2010

Prostate Cancer

Sumber: "http://health.kompas.com/direktori/yourbody/86/Prostate.Cancer#detail"

DEFINISI
Kanker prostat terjadi pada prostat (kelenjar berbentuk seperti buah kenari yang menghasilkan cairan mani yang memelihara dan menghantarkan sperma). Kanker prostat adalah salah satu dari banyak jenis kanker pada laki-laki. Kanker prostat biasanya tumbuh secara lambat, namun ada beberapa jenis kanker prostat yang tumbuh secara agresif dan menyebar dengan cepat.


GEJALA
Pada tahap awal kanker prostat tidak memiliki tanda dan gejala. Pada tahap lanjut tanda dan gejala kanker prostat antara lain :

• Bermasalah ketika buang air kecil
• Berkurangnya kuantitas urin
• Urin yang mengandung darah
• Dara pada air mani
• Bengkak pada kaki
• Ketidaknyamanan pada area pinggul
• Nyeri tulang


Penyebab & Faktor Risiko
Penyebab

Tidak jelas apa yang menyebabkan kanker prostat. Dokter meyakini bahwa kanker prostat dimulai ketika beberapa sel prostat menjadi tidak normal. Mutasi sel yang tidak normal tersebut menyebabkan sel tumbuh lebih cepat daripada sel normal. Ketika sel normal mati, maka sel ini tidak akan mati. Akumulasi dari sel yang tidak normal ini membentuk tumor yang dapat tumbuh untuk menyerang jaringan di sekitarnya. Beberapa sel yang tidak normal tersebut dapat menyebar ke bagian tubuh lain.

Faktor risiko

Beberapa faktor yang mungkin meningkatkan peluang mengalami kanker prostat antara lain:
  • Berusia tua. Kanker prostat biasanya menyerang laki-laki berusia 65 tahun.
  • Sejarah keluarga dengan kanker prostat. Jika anda memiliki keluarga yang mengalami kanker prostat, maka risiko anda akan meningkat untuk mengalaminya juga.
  • Obesitas. Laki-laki yang memiliki kanker prostat dan memiliki berat badan yang berlebihan akan sulit untuk dilakukan perawatan medis.

Pencegahan

Anda dapat mengurangi risiko terkena kanker prostat jika anda :

  • Memilih makanan sehat yang kaya akan sayur dan buah. Hindari makanan berlemak tinggi. Buah dan sayur memiliki banyak vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan. Salah satu nutrisi yang secara konsisten membantu mencegah kanker prostat adalah lycopene.
  • Pilihlah makanan yang sehat daripada menggunakan suplemen. Tidak ada penelitian yang menunjukkan bahwa suplemen memiliki peran mengurangi risiko kanker prostat. Makanan yang sehat dan kaya akan nutrisi lebih bermanfaat dalam menjaga kesehatan tubuh.
  • Sering berolahraga. Berolahraga akan memperbaiki kesehatan anda serta menjaga berat badan anda. Ada bukti yang menjelaskan bahwa laki-laki yang sering berolahraga memiliki sedikit kasus terkena kanker prostat daripada yang tidak berolahraga.
  • Jaga berat badan sehat anda. Jika anda memiliki berat badan yang ideal saat ini, jaga agar berat badan anda tetap sehat dengan berolahraga. Jika anda memiliki berat badan yang lebih, kurangi kalori dalam makanan anda sehari-hari dan berolahragalah lebih banyak.
  • Bicaralah pada dokter anda jika anda pikir bahwa anda memiliki peningkatan risiko kanker prostat. Penelitian menemukan bahwa obat finasteride (Propecia, Proscar) dapat mencegah atau menunda terbentuknya kanker prostat pada laki-laki usia 55 ke atas. Obat ini biasanya digunakan untuk mengontrol pembesaran kelenjar prostat dan kerontokan rambut pada laki-laki.

Sunday, July 11, 2010

Diet Sehat Hadang Kanker Prostat

Sumber: 'http://kesehatan.kompas.com/read/2008/12/20/13580629/Diet.Sehat.Hadang.Kanker.Prostat'
KANKER prostat bagi pria sama menakutkannya dengan kanker payudara bagi wanita. Walaupun kanker prostat sering kali tidak berakibat fatal, dapat merusak kualitas hidup, prostat sering menimbulkan masalah disfungsi seksual (impotensi) dan inkontinensi urin (ngompol).

Kedua efek samping itu jelas merupakan pukulan berat bagi pria. Diagnosis kanker prostat tak ubahnya datangnya hari kiamat. Padahal, langkah pencegahan untuk penyakit ini sebetulnya tidak terlalu sulit.

Pola makan yang baik atau diet dapat mengurangi risiko terkena kanker prostat hingga 50 persen. Demikian diungkapkan John Hibbs, dokter ahli naturopati dari Universitas Bastyr, Seattle, Washington, Amerika Serikat.

Mencegah memang selalu lebih baik daripada mengobati. Langkah pencegahan itu akan sangat menguntungkan bila dijalankan oleh mereka yang berisiko tinggi terkena kanker prostat.

Siapa kelompok berisiko tinggi ini?
  • Pria usia 50 tahun ke atas.
  • Memiliki riwayat kanker prostat dalam keluarga (ayah atau saudara pernah terkena kanker prostat).
  • Ras Afro-Amerika (hal ini masih perlu penelitian rinci, tetapi ras ini diduga lebih berisiko dibandingkan kulit putih).

Cara pencegahan yang ditawarkan John Hibbs, yakni diet, jelas sangat alami dan mudah dilakukan. Para pria hanya perlu mendisiplinkan diri untuk menjalaninya. Langkah itu antara lain memangkas konsumsi lemak, lebih banyak mengasup buah dan sayuran, dan sebagainya, seperti terurai di bawah ini.

Menambah asupan ikan dan omega 3
Omega 3, nutrisi yang sangat bersahabat dengan jantung ini rupanya dapat membantu mencegah kanker prostat. Penelitian laboratorium menunjukkan kekuatan omega 3 dalam menghentikan perkembangan sel-sel tumor prostat.

Saat para peneliti Universitas Harvard menguji 48.000 pria AS selama 12 tahun, pria yang mengonsumsi ikan lebih dari 3 kali per minggu, 44 persen lebih sedikit terkena kanker prostat ketimbang mereka yang mengonsumsi ikan kurang dari dua kali sebulan.

Asam lemak omega 3 ditemukan dalam ikan air dingin seperti salmon, makarel, trout, dan remis. Anda juga dapat mengonsumsi suplemen minyak ikan.

Kurangi daging dan susu
Jika Anda ingin terhindar dari kanker prostat, jauhi makanan berlemak seperti daging dan susu. Banyak studi mengemukakan, makanan tinggi lemak jenuh meningkatkan risiko terkena kanker prostat hingga dua atau tiga kali lipat.

Pria Jepang yang masih menganut pola makan tradisional, yakni banyak makan ikan ketimbang junk food, memiliki risiko yang jauh lebih kecil untuk terkena kanker prostat daripada pria AS.

Mengapa daging dan susu dianggap berbahaya? Menurut Hibbs, lemak jenuh yang terdapat di dalam keduanya dapat memacu peradangan, yang selanjutnya mendukung pertumbuhan tumor. Ketika Anda menumpuk lemak hewani dalam tubuh, itu sama artinya dengan memotong kadar antioksidan si pencegah kanker.

Coba ganti daging merah dengan ikan atau daging unggas tanpa kulit. Lupakan susu penuh lemak, dan tukar dengan susu rendah atau tanpa lemak. Begitu saran Hibbs.

Pilihlah kedelai
Wanita sering disarankan mengonsumsi kedelai guna menguatkan tulang dan manfaat sehat lainnya. Berdasarkan penelitian terbaru, pria juga dianjurkan untuk lebih banyak mengonsumsi kedelai.

Para peneliti telah mengamati kesehatan 12.000 orang selama sekitar 20 tahun. Pria yang minum susu kedelai lebih dari satu kali per hari, 70 persen lebih tidak berisiko untuk terkena kanker prostat ketimbang pria yang tidak meminumnya.

Karena itu, sebaiknya para pria mulai rajin minum susu kedelai. Bisa juga mengganti susu untuk campuran sereal atau kopi, dengan susu kedelai.

Perbanyak sayuran
Pada tahun 2000, peneliti dari Universitas Hawaii memeriksa menu diet dari 3.237 pria. Setengahnya mengidap prostat dan setengahnya tidak. Survei membuktikan, para pria yang bebas kanker ternyata mengasup lebih banyak sayuran dan kacang polong. Baru-baru ini penelitian di Kanada menunjukkan hasil yang sama. Jadi, bila Anda ingin bebas dari kanker prostat, makanlah sayuran setidaknya lima porsi sehari.

Lengkapi dengan Tomat
Sayuran yang mengandung paling banyak zat pencegah prostat adalah tomat. Tomat mengandung likopen, salah satu keluarga karotenoid yang bersifat antioksidan.
Para ilmuwan dari Universitas Yale telah menganalisis contoh darah dari 473 pria, baik yang mengidap kanker prostat, maupun yang tidak. Mereka menemukan, pria yang bebas kanker prostat memiliki lebih banyak likopen dalam darahnya dibandingkan mereka yang sakit.

Likopen terbaik terdapat dalam tomat yang dimasak. Memasak tomat tak hanya memaksimalkan fungsi likopen, tetapi juga menambah rasa tomat itu sendiri. Kini likopen dapat diperoleh dalam bentuk suplemen, tetapi yang terbaik tentu dari bahan segar alami.

“Tomat berisi lebih banyak lagi karotenoid, selain likopen; dan semua itu penting,” kata Dr William Dahut dari Institut Kanker Nasional AS. Konsumsi setidaknya 3 buah tomat seminggu untuk mencegah kanker prostat.

Selenium
Selenium menjadi primadona pencegah kanker pada tahun 1996 ketika sebuah studi menunjukkan hasil yang tak terduga. Para peneliti dari Universitas Arizona memberikan suplemen selenium kepada pasien kanker kulit tiap hari, dengan harapan dapat mencegah kekambuhan. Tindakan ini ternyata tidak memberi banyak manfaat.

Namun, setelah enam tahun hasil menunjukkan bahwa pemberian selenium itu justru dapat meredam pertumbuhan kanker prostat. Hasil ini dikuatkan oleh beberapa studi lain.
Selenium banyak ditemukan dalam makanan nabati, misalnya bawang putih. Untuk memenuhi kebutuhan, Anda bisa juga mengonsumsi suplemen selenium 200 mkg per hari.

Konsumsi vitamin E
Peneliti Finlandia menemukan, vitamin E dapat menekan risiko kanker prostat sampai 32 persen. Masalahnya, sulit mendapat asupan vitamin E yang cukup dari makanan sehari-hari. Minyak nabati kaya akan vitamin, tetapi proses pengolahan bisa mengubah kadarnya. Kacang tanah, buncis, dan sayuran hijau juga mengandung vitamin ini. Supaya kebutuhan tubuh tercukupi, Anda bisa memperoleh vitamin E dari suplemen dengan dosis 400 IU per hari./*

Saturday, July 10, 2010

Prostat, Bahaya Khas Pria

Sumber: 'http://kesehatan.kompas.com/read/2009/10/03/11012277/Prostat..Bahaya.Khas.Pria'

KOMPAS.com - Di perkirakan, hampir setiap pria akan mengalami masalah prostat selama hidupnya. Selain mengganggu, masalah ini juga pertanda berakhirnya masa muda karena pada umumnya gangguan ini menyerang pria usia paruh baya.

Kelenjar prostat adalah kumpulan kelenjar di sekitar uretra, saluran yang menghubungkan kandung kemih ke luar. Prostat berfungsi mengeluarkan campuran cairan dan enzim yang diperlukan oleh sperma agar tetap sehat dan lincah.

Gejala gangguan prostat adalah kandung kemih terasa selalu penuh, aliran urin semakin sedikit dan terasa sakit ketika buang air kecil serta perasaan bahwa hajat kecil belum tuntas meski telah selesai melakukannya.

Penyebab gangguan prostat ini belum diketahui secara pasti, namun seiring dengan proses penuaan maka menurun juga kadar hormon testosteron. Teori lain menyebutkan bahwa pembengkakan kelenjar prostat disebabkan oleh penurunan frekuensi seksual, selain faktor gaya hidup, obesitas, merokok, serta kurang aktif berolahraga.

Sebagaimana pentingnya Pap-smear dan mamografi sebagai deteksi dini kanker mulut rahim dan payudara pada wanita, pria perlu melakukan deteksi dini terhadap kanker prostat. Jika diketahui pada stadium satu atau dua kemudian dilakukan pengobatan, harapan hidup pasien meningkat 80 persen.

Perubahan pola makan dan gaya hidup diketahui bisa mengurangi dampak penyakit ini. Bagaimana caranya?

  • Ejakulasi secara teratur
    Hal ini akan menyebabkan saluran pengeluaran tidak tersumbat.
  • Menurunkan kolesterol
    Dalam tubuh, kolesterol diubah menjadi testoteron. Berdasarkan pengamatan jaringan prostat yang membesar memiliki kandungan kolesterol tinggi sekali.
  • Kurangi lemak
    Hindari makanan-makanan kaya lemak dan perbanyak sayuran.
  • Perbanyak likopen
    Porsi makanan yang tinggi likopen, seperti tomat dan produk-produk olahannya, secara signifikan berkaitan dengan risiko kanker prostat yang rendah.
  • Berolahraga
    Memang, tidak ada olahraga yang spesifik untuk kesehatan prostat. Yang jelas, banyak dokter mengamati bahwa pria bertubuh bugar jarang mengalami masalah prostat ketimbang mereka yang lebih banyak duduk.
  • Batasi kafein
    Batasi minum minuman yang mengandung kafein karena bisa membuat Anda lebih sering buang air kecil dan hal ini tidak baik bagi kandung kemih karena membuat seolah-olah sudah penuh padahal belum.

Friday, July 09, 2010

9 Kiat Hindari Kanker Prostat

Sumber: 'http://kesehatan.kompas.com/read/2009/10/09/09180039/9.Kiat.Hindari.Kanker.Prostat'

KOMPAS.com - Kanker prostat memang menjadi suatu hal yang menakutkan bagi para pria, akan tetapi menurut penelitian, ada beberapa cara untuk mengurangi resiko terkena kanker prostat. Mau tau?

Makanlah lebih banyak makanan rendah lemak, tinggi serat, atau makanan yang mengandung asam lemak omega- 3, seperti produk kacang- kacangan contohnya tahu sutra dan kacang kedelai, tomat dan makanan yang mengandung saus tomat, sayur - sayuran seperti brokoli, kembang kol dan kol serta ikan salmon, tuna dan sarden.

Para peneliti juga menemukan cara - cara lain untuk membantu mengurangi resiko kanker prostat seperti meminum segelas anggur merah atau teh hijau, serta suplemen seperti vitamin D dan E serta selenium.

Usia di atas 50 tahun memang merupakan salah satu faktor resiko untuk kanker prostat. Lebih dari 65 persen dari seseorang yang baru didiagnosa kanker prostat berusia 65 tahun keatas. sebagai tambahan 90 persen dari kematian karena kanker prostat terdapt pada usia pria diatas 65,4 tahun.

Mari kita lihat beberapa faktor berikut ini yang bisa mengurangi resiko terkena kanker prostat :
  1. Memperbaiki keadaan kesehatan umum.
    Jaga agar berat badan Anda berada pada berat ideal untuk tinggi Anda. Jika Anda menderita obesitas maka temui ahli gizi untuk mengatur diet yang seimbang. Kombinasikan juga dengan kegiatan olahraga.
  2. Minum banyak air. Air sangatlah esensial untuk kesehatan karena membantu mengurangi racun - racun dari dalam tubuh. Konsumsi air yang ideal setiap hari adalah 6 - 8 gelas sehari. Kopi dan teh tidak termasuk dalam konsumsi air.
  3. Kurangi minum alkohol.
  4. Makan makanan yang banyak mengandung likopen, contohnya tomat dan buah bit.
  5. Makan makanan yang mengandung asam lemak omega-3 seperti kacang kedelai dan produknya seperti tofu, atau susu kacang kedelai, salmon, tuna dan sarden.
  6. Makan makanan yang mengandung beta karoten seperti wortel
  7. Kurangi konsumsi daging - dagingan dan lemak
  8. Pastikan Anda mendapat cukup asupan selenium dan vitamin E
  9. Terakhir, kurangi stres dan depresi. Carilah kesibukan atau olahraga demi membantu menenangkan pikiran.

dr. Intan Airlina Febiliawanti

Thursday, July 08, 2010

Pria Mandul Berisiko Kanker Prostat

Sumber: 'http://kesehatan.kompas.com/read/2010/03/29/16513223/Pria.Mandul.Berisiko.Kanker.Prostat'


JAKARTA, KOMPAS.com — Pria yang sudah dipastikan mandul diyakini berisiko lebih besar menderita kanker prostat progresif, demikian menurut riset yang dipublikasikan dalam jurnal Cancer. Hasil studi ini menambah bukti dampak kesehatan jangka panjang pada infertilitas.

Studi terakhir mengamati rekam jejak 22.562 pria yang dievaluasi mengalami kemandulan antara tahun 1967 hingga 1998 pada 15 klinik kesuburan di California, Amerika Serikat. Menggunakan model matematika, tim peneliti dari University of California, AS, membandingkan data mengenai usia dan geografi dengan sampel dari populasi umum.

Para peneliti menemukan bahwa pria yang dipastikan mandul memiliki risiko hingga tiga kali lipat untuk terkena kanker prostat progresif dibandingkan dengan pria yang tidak mandul. Secara khusus, studi juga menunjukkan ukuran cairan mani (semen) yang tidak normal merupakan sinyal tingginya risiko kanker, bahkan 10 tahun sebelum kanker didiagnosis.

Hasil studi ini merekomendasikan para pria yang kurang subur untuk melakukan skrining secara berkala, bahkan di usia lebih muda untuk mencegah kanker prostat.

Para ahli menyebutkan hubungan antara kemandulan pada pria dan kanker prostat memang masih bersifat spekulatif, tetapi hasil studi ini menguatkan penelitian sebelumnya yang mengaitkan gangguan kesehatan dalam jangka panjang pada pria yang infertil.

Tahun lalu, jurnal The Archieves of Internal Medicine melaporkan hasil penelitian berskala besar yang menunjukkan tingginya risiko kanker testikel pada pria yang punya riwayat mandul.

Studi lain menyebutkan, ketika sel membelah dan memperbarui diri, pria yang infertil tidak bisa memperbaiki kesalahan pada DNA, seperti halnya pada pria yang subur. Ketidakmampuan tubuh dalam memperbaiki DNA berkaitan dengan timbulnya penyakit di masa mendatang, misalnya kanker.

Wednesday, July 07, 2010

Tes PSA Tekan Risiko Kematian Kanker Prostat

Sumber: 'http://kesehatan.kompas.com/read/2010/07/02/15163650/Tes.PSA.Tekan.Risiko.Kematian.Kanker.Prostat'
Kompas.com - Langkah pertama dalam mendiagnosis kanker prostat adalah dengan pemeriksaan prostate-specific antigen lewat pemeriksaan darah. Namun, penggunaan tes PSA sebagai alat uji pemindaian kanker prostat masih kontroversial. Tes ini tidak selalu dapat membedakan kanker dengan penyakit lain. Akibatnya, ada orang yang tidak menderita kanker harus mendapat tes lanjutan.

Di tengah perdebatan mengenai perlu tidaknya pemeriksaan PSA pada pria usia di atas 50 tahun, kelompok paling beresiko kanker prostat, para peneliti dari Swedia menyatakan bahwa kekhawatiran akan terjadinya diagnosa yang berlebihan tidak terbukti.

Penelitian dilakukan pada 20.000 pria yang dibagi ke dalam dua kelompok, yakni kelompok yang mendapat skrining kanker prostat PSA dan kelompok yang tidak dites. Setelah 14 tahun, angka kematian akibat kanker prostat berkurang hingga separuhnya pada kelompok yang mendapat skrining dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hal itu terjadi karena jika kanker ditemukan pada stadium dini masih besar peluangnya untuk disembuhkan.

PSA diproduksi kelenjar prostat scara alami untuk mencairkan cairan mani. Namun, sebagian kecil PSA ini ikut dalam aliran darah. Jika kadar PSA dalam darah tinggi, ini mengindikasikan adanya peradangan, pembesaran atau kanker prostat.

Bila diduga adanya kanker prostat, dokter akan menganjurkan pemeriksaan ultrasonografi dan biopsi jarum untuk pengambilan jaringan. Sebagian dokter menganjurkan pemeriksaan PSA karena tes ini merupakan satu-satunya alat yang dapat menemukan kanker kelenjar prostat sedini mungkin.

Wednesday, August 12, 2009

Mengenal Gejala Kanker Prostat

Sumber: sumber: http://www.juraganmedis.com/mengenal-gejala-kanker-prostat.html

Kanker prostat? huff.. kanker khas bapak-bapak dan mas-mas ini emang agak menjengkelkan, gimana mau gak menjengkelkan lha wong kanker ini setiap tahun bisa membunuh 221.000 pria di seluruh dunia. Yang gak ngenakin lagi adalah tidak adanya tanda peringatan dan gejala dini dari kanker prostat, sehingga ketika sel kanker udah menyerang prostat, maka akan terjadi pembengkakan secara cepat. Pembengkakan prostat karena kanker ini mungkin memunculkan gejala-gejala seperti dibawah ini :
  1. Terlalu sering kencing, terutama pada malam hari.
  2. Nyeri atau sensasi terbakar pada saat kencing atau ejakulasi.
  3. Melemahnya pancaran air seni *hmm,,mancurnya air kencing kurang kuat, gitu aja deh*
  4. Terdapat darah pada air seni dan sperma.
  5. Nyeri pinggul dan punggung bagian bawah.

Jika sampean laki-laki dan berusia diatas 50 tahun memiliki gejala seperti diatas, terutama poin 1 sampek 3, akan sangat jauh lebih baik jika melakukan tes kanker prostat secepatnya

Propolis vs Kanker Payudara

Propolis vs Kanker Darah

Gudang Propolis