Friday, April 09, 2010
Propolis Obati Penyakit Demam Berdarah
Sumber : Majalah Trubus No.484 Bulan Maret 2010 halaman 100
Copied: "http://jualpropolis.net/propolis-obati-penyakit-demam-berdarah-2.html"
Demam dan menggigil 9 hari akibat virus dengue penyebab demam berdarah terhapus dalam 24 jam.
Virus dengue itulah yang merenggut keceriaan Bella Dwi Sukmaningrum pada Januari 2009. Trombosit bocah 12 tahun itu anjlok: 46.000/μl; kadar normal 150.000—450.000/μl darah. Musim hujan seperti bulan ini memang rawan demam berdarah dengue. Akibat trombosit rendah, Bella menggigil karena sirkulasi darah terganggu sehingga banyak organ tak memperoleh pasokan darah. Samini, ibundanya, membawa Bella ke dokter.
Usai memeriksa, dokter mendiagnosis Bella positif tifus. Ahli medis itu meresepkan 3 jenis obat yang harus dikonsumsi 3 kali sehari. Semalam berlalu, demam Bella tak kunjung reda. Samini mendugaduga Bella terserang demam berdarah lantaran banyak tetangga juga menderita penyakit serupa. Oleh karena itu ia berniat memeriksakan ulang Bella. Namun, keesokan hari Bella sudah kembali lincah sehingga Samini urung menemui dokter.
Dengue
Keceriaan itu sesaat karena pada malam berikutnya Bella kembali demam. Malahan hidung pelajar SD Negeri 2 Karangmojo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, itu mengeluarkan darah. Di kedua tangannya muncul bintik-bintik merah. Keluarga bergegas membawa Bella ke instalasi gawat darurat (IGD) sebuah rumahsakit di Madiun, Jawa Timur. Hasil diagnosis menunjukkan angka trombosit tinggal 46.000/μl.
“Lewat 1 jam tanpa pertolongan nyawanya melayang,” tutur Samini menirukan ucapan dokter. Untuk menopang kehidupan Bella, selang infus menancap di tangan mungilnya. Samini memberikan jus jambu biji merah kepada Bella berharap agar trombosit terdongkrak. Sayang, baru minum sedikit, Bella sudah muntah.
Prof Dr dr H Soegeng Soegijanto, SpA(K), DTM & H, pakar demam berdarah dari Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur, menyatakan virus dengue menyerang monosit, bagian sistem imunitas atau kekebalan tubuh. Selain itu, virus juga memproduksi racun yang merusak kapiler pembuluh darah. Efeknya permiabilitas pembuluh tinggi sehingga mudah bocor. Akibatnya darah dalam pembuluh merembes ke jaringan ikat di sekitarnya. Lama-lama penderita kekurangan cairan sehingga lemas dan pusing.
Celakanya virus juga menyerang sumsum tulang belakang sehingga menghambat produksi trombosit. Virus itu merusak trombosit dalam darah. Jumlah trombosit pun semakin berkurang. Selain sebagai wadah bagi sel darah merah dan putih, trombosit berperan membekukan darah saat terjadi luka. Tanpa trombosit, sel-sel tubuh kekurangan pasokan nutrisi dan oksigen. Itulah sebabnya pasien diinfus cairan elektrolit untuk memperkuat sel sehingga fungsi organ tetap normal.
Demam berdarah akibat virus dengue yang seperti diidap Bella itu ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Hanya nyamuk betina yang mengisap darah untuk memperoleh protein demi memproduksi telur. Sumber energi nyamuk jantan dari nektar bunga. Serangga anggota famili Culicidae itu gemar hinggap di area gelap dan benda-benda berwarna hitam.
Propolis
Samini nyaris putus harapan setelah 6 hari Bella opname di rumahsakit, tetapi demam tak kunjung reda. Seorang tetangga yang membezuk menyarankan Samini memberikan propolis. Kerabat tetangga itu juga mengidap demam berdarah dengue dan sembuh setelah mengkonsumsi produk lebah itu. Bahkan, angka trombositnya tersisa 25.000/μl. Pegawai kantor Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, itu membeli 2 botol propolis masing-masing 150 ml.
Propolis yang dikonsumsi Bella merupakan produk yang dihasilkan lebah pekerja. Serangga sosial itu mengolah propolis dari berbagai bahan seperti pucuk daun, getah tumbuhan, dan kulit beragam tumbuhan seperti akasia dan pinus. Pada sarang buatan, lebah-lebah meletakkan propolis di celah antarpapan, bingkai, atau tutup sarang sebagai sistem pertahanan dari serangan penyakit.
Samini memberikan 1 sendok makan propolis setiap 3 jam kepada Bella. “Seharusnya setiap 2 jam, tapi ia rewel dan sering menolak,” kata alumnus Universitas Kediri itu. Kondisi itu menyebabkan Samini mesti agak memaksa. Usahanya membuahkan hasil, dalam 3 hari trombosit Bella merangkak naik. Sebelum minum propolis trombositnya sempat jatuh hingga 18.000/μl, meningkat 63.000/μl, dan stabil pada 121.000/μl pada hari ke-3.
Peningkatan signifikan itu menyebabkan Bella meninggalkan IGD dan berpindah ke kamar rawat inap. Saat Bella menunjukkan kemajuan pesat, keadaan sebaliknya terjadi di rumah. Silvy Nurhaliza, anak pertama Samini, mendadak demam. Belajar dari pengalaman sebelumnya, Samini segera membawanya ke rumahsakit. Dugaannya tak meleset; trombosit putri pertamanya itu turun sampai 97.000/μl. Silvy lantas menggantikan tempat Bella di IGD.
Bagi Samini, penanganan Silvy lebih mudah lantaran putri pertamanya penurut. Pelajar kelas VI SD Negeri 1 Karangmojo, Magetan, itu rutin mengkonsumsi propolis setiap 2 jam. Hasilnya, setelah 24 jam, angka trombositnya melejit menjadi 230.000/μl. Keesokan harinya Silvy menyusul sang adik di kamar rawat inap. Hari berikutnya dokter mengizinkan mereka pulang.
Menurut dr Hafuan Lutfie MBA, dokter yang meresepkan propolis dan produk perlebahan sejak 2002, propolis menonaktifkan virus dengan menguraikan protein penyusunnya. Akibatnya virus kehilangan daya serang terhadap sel. Mineral dan vitamin madu—tambahan dalam propolis itu—mempercepat produksi trombosit untuk menggantikan yang rusak. Itulah sebabnya angka trombosit Silvy meningkat tajam. Selain itu juga mempercepat pemulihan stamina, mencegah infeksi penyakit sekunder, dan mengurangi efek samping obat sintesis. (Argohartono Arie Raharjo/Peliput: Rosy Nur Apriyanti)
Saturday, October 17, 2009
Angkak untuk Penderita DBD, Perlukah?
KOMPAS.com - Pada pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) biasanya didapatkan penurunan kadar trombosit yang drastis setelah hari ke-3.
Secara teori trombosit akan terus turun hingga hari ke-7. Meski begitu, bisa saja tidak harus seperti itu. Faktanya, banyak sekali ditemui, di hari-2 sudah terjadi penurunan trombosit dan banyak di antara pasien yang mengalami peningkatan trombosit mulai hari ke-6 atau ke-7. Tak jarang trombosit pun baru naik setelah hari ke-9.
Banyak orang percaya dan bahwa angkak mampu mengatasi persoalan menurunnya trombosit. Tapi perlukah?
Angkak pada dasarnya merupakan produk beras merah yang difermentasi dengan menggunakan kapang Monascus sp. Bahan ini berasal dari negari China dan kerap dikapai sebagai bahan makanan dan produk obat-obatan.Di Taiwan, Jepang, Korea, dan Hongkong angkak kerap digunakan sebagai pewarna makanan alami.
Cara kerja klinis angkak dalam menaikkan trombosit memang belum diketahui secara pasti. Tak heran bila terjadi kontroversi di dunia medis kedokteran tentang penggunaan angkak pada penderita DBD.
Padahal secara teori, persoalan utama bukan pada menaikkan trombosit. Yang penting pasien tidak kekurangan cairan. Dengan demikian cairan apapun bisa diberikan pada pasien DBD, entah itu air putih biasa, minuman berelektrolit, jus, maupun sari kurma.
Kekurangan cairan merupakan persoalan utama yang dialami pasien DBD. Ini terjadi akibat semua cairan yang dibutuhkan tubuh keluar sedikit demi sedikit dari pembuluh darah atau yang disebut leakage. Kebocoran dinding pembuluh darah ini wajar karena turunnya trombosit. Karena itu, pasien perlu banyak cairan supaya darah tidak mengental.
Jadi, agak sulit mengatakan bahwa pemakaian angkak terbukti menaikkan trombosit pada pasien DBD. Bagi pasien DBD yang penting adalah pemberian cairan yang memadai sehingga selamat dari kematian.
Tuesday, April 21, 2009
Demam Berdarah Dengue (DBD)
Pada Tgl. 18 Februari 09 sore , aku dilarikan ke RS.Tarakan-Jakarta oleh Opung ku krn hasil Lab menyatakan Demam Berdarah Dengue.Keesokan hari jam 9 pagi aku minta Propolis ke Mama dan diberikan 2 tetes dicampur ¼ gelas air minum. Mama berikan sebanyak 7 kali dalam 1 hari, ada perasaan tidak nyaman ( mules, sakit kepala , dll ) kata Mama rasa itu sementara saja karena virus DBDnya sedang dibuang oleh Propolis dan aku jadi sering buang air kecil (detoksifikasi-red).
Sambil kami berdoa minta kesembuhan kepada Tuhan YME agar cepat pulang dari RS.
Dan jawabanNya Esok harinya tanggal 20 Februari 09, aku diperbolehkan pulang oleh Dokter karena katanya Trombositku sudah mencapai angka Normal . Puji Tuhan....
Sedangkan pasien DBD yang lain ada yang 3-4 hari belum boleh pulang, karena kadar Trombositnya belum normal kembali.
Mama memang selalu mempertimbangkan dan mengkombinasikan antara Pengobatan Medik dan Herbal. Terbukti… Propolis cepat menyembuhkan sakitku, Oya sebelumnya Abangku Norman juga Demam selama 2 hari tapi Abangku langsung diberikan Propolis dan Cepat Sembuh. Trimakasih Propolis Melia, dan memang Propolis THE BEST.
Kini Kami setiap hari minum Propolis 2 tetes, kata Mama untuk Security Kesehatan kami.
Abel Pasaribu - umur 9 tahun - Jelambar, Grogol, Jakarta Barat.
