Showing posts with label Infertilitas. Show all posts
Showing posts with label Infertilitas. Show all posts

Sunday, July 04, 2010

Besar Kecil Normal Alkohol Membahayakan Sperma Anak

Sumber: 'http://www.tempointeraktif.com/hg/kesehatan/2010/07/01/brk,20100701-260130,id.html'


TEMPO Interaktif, Roma - Ibu yang minum alkohol selama hamil dapat merusak kesuburan anak lelakinya di kemudian hari, kata sebuah studi oleh ilmuwan Denmark, sebagaimana dikutip Sexual Health News 29 Juni 2010.

Para peneliti menemukan bahwa jika saat hamil si ibu minum minuman beralkohol sebanyak 4,5 atau lebih per minggu, konsentrasi sperma anak-anak mereka - sekitar 20 tahun kemudian - sepertiga lebih rendah ketimbang laki-laki yang tidak terkena alkohol semasa dalam kandungan.

Takaran minum diukur sebagai 12 gram alkohol, setara dengan 330 ml satu kaleng bir, satu gelas kecil anggur (120 ml).

Penelitian oleh ilmuwan di Universitas Aarhus di Denmark ini telah disampaikan pada konferensi Masyarakat Eropa Reproduksi Manusia dan Embriologi di Roma.

"Studi kami menunjukkan bahwa ada hubungan antara minum alkohol dalam jumlah sedang selama kehamilan dan konsentrasi sperma lebih rendah pada anak," kata Cecilia, yang memimpin penelitian ini.

Tapi ia mencatat bahwa karena penelitiannya bersifat observasional, para ilmuwan tidak dapat mengatakan dengan pasti apakah konsumsi alkohol adalah penyebab rendahnya konsentrasi sperma.

"Ada kemungkinan bahwa minum alkohol selama hamil memiliki efek berbahaya pada jaringan janin yang memproduksi air mani dalam testis - dan dengan demikian berdampak pada kualitas sperma di kemudian hari," ujar Cecilia dalam laporannya. Menurut Cecilia, mengingat penelitian tentang kaitan alkohol dan sperma ini yang pertama kali, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan hubungan sebab akibat dan batas aman minum yang disarankan.

Namun, jika temuan ini direplikasi oleh studi lain di kemudian hari, dapat membantu menjelaskan mengapa kualitas air mani telah menurun dalam beberapa dekade terakhir, dan mengapa di beberapa negara lebih baik dari negara yang lain.

Tim peneliti Denmark mempelajari 347 anak yang lahir dari 11.980 perempuan, yang ambil bagian dalam studi antara 1984 dan 1987. Sekitar 36 minggu usia kehamilan, para ibu itu menjawab pertanyaan tentang gaya hidup dan kesehatan. Setelah anak-anak mereka berusia 18 dan 21 tahun, antara 2005 dan 2006, anak-anak tersebut diambil sampel sperma dan darahnya untuk dianalisis.

Data menunjukkan bahwa anak-anak dari ibu yang minum 4,5 atau lebih minuman beralkohol seminggu memiliki konsentrasi sperma rata-rata 25 juta per mililiter, sementara anak yang paling sedikit terkena alkohol memiliki konsentrasi sperma 40 juta per mililiter.

Sexual Health News/Ngarto Februana

Tuesday, May 25, 2010

Obat Anti Impotensi Bantu Terapi Kanker

Sumber: 'http://kesehatan.kompas.com/read/2010/05/14/1537268/Obat.Anti.Impotensi.Bantu.Terapi.Kanker'
Kompas.com - Obat-obatan anti impotensi ternyata punya efek samping positif untuk meningkatkan efektivitas terapi untuk penyakit tumor otak, pencernaan dan kanker payudara.

Dalam sebuah uji preklinis diketahui obat anti impotensi terkenal seperti sildenafil (Viagra) dan vardenafil (Levitra) membantu penyerapan obat kemoterapi ke dalam "lapisan pertahanan darah" di bagian otak lebih baik. Hal ini penting untuk memastikan kemoterapi berhasil mencapai sel-sel kanker yang telah menyebar ke otak.

Lapisan pertahanan darah di otak sebenarnya merupakan mekanisme alami untuk melindungi otak dari paparan zat berbahaya. Pada terapi kanker otak, hal ini justru menghalangi pengantaran obat khususnya oleh obat dengan molekul yang besar seperti obat-obatan kemoterapi. Nah, obat anti impotensi ternyata malah membuat penyerapan pada bagian pertahanan ini menjadi baik.

"Meski obat kemoterapi yang dipakai yang terbaik, namun bila tidak bisa menembus pertahanan darah di otak, dampak kemoterapinya tidak akan maksimal. Karena itu obat anti impotensi ini memungkinkan obat mencapai sel target," kata Dr.Keith Black, ahli bedah saraf dari RS Cedars-Sinai's AS.

Tumor otak disebabkan oleh adanya pertumbuhan sel-sel yang abnormal. Kondisi ini baik langsung maupun tidak langsung, merusak atau menghancurkan bagian-bagian yang berhubungan dengan penglihatan, gerakan, keseimbangan, ingatan, atau perilaku.

Friday, March 26, 2010

Propolis dapat mengobati ketidaksuburan (Infertilitas)

Source: ASRM 2003 Annual Meeting: Abstract O-84 & http://www.beepropolis.info/

Menurut hasil riset yang dilakukan oleh Dr Ali FM dari Ain Shams University di Mesir, propolis efektif dalam mengobati infertilitas yang terkait dengan endometriosis ringan.

Dalam uji coba secara acak kecil, para ilmuwan menemukan bahwa penggunaan propolis lebah adalah cara yang efektif untuk pengobatan infertilitas dan tidak ada laporan efek samping terhadap penggunaannya.

Kajian

Hasil kajian disajikan pada pertemuan tahunan ke-59 American Society of Reproductive Medicine di San Antonio, Texas (13 Oktober 2003), peneliti mempelajari 40 pasien wanita selama lebih dari 2 tahun. Pasien tersebut menggunakan propolis 500 mg dua kali sehari dan yang lainnya menggunakan plasebo selama lebih dari setengah tahun.

hasil studi menunjukkan bahwa di antara mereka yang menggunakan propolis, 60% menjadi hamil dibandingkan dengan 20% pada mereka yang menggunakan plasebo. Penelitian ini masih dianggap sidang kecil tetapi adalah awal yang menjanjikan bagi kalangan medis untuk melakukan penelitian lebih lanjut pada kemampuan propolis dalam mengobati ketidaksuburan.

Propolis vs Kanker Payudara

Propolis vs Kanker Darah

Gudang Propolis