Showing posts with label Mulut. Show all posts
Showing posts with label Mulut. Show all posts

Tuesday, November 09, 2010

Kanker Mulut/Mouth Cancer

Sumber: "http://health.kompas.com"

DEFINISI
Kanker mulut adalah kanker yang terdapat pada semua bangian mulut. Kanker mulut dapat terjadi di bibir, gusi, lidah, dinding mulut, dan langit-langit mulut atau dasar mulut.

Kanker mulut adalah satu dari beberapa tipe kelompok kanker kategori kanker kepala dan leher. Kanker mulut dan kanker kepala dan leher lainnya sering memiliki prosedur pengobatan yang sama.

GEJALA
Tanda dan gejala kanker mulut antara lain :

  • Bisul yang tidak dapat disembuhkan
  • Gumpalan atau penebalan kulit mulut
  • Noda putih atau kemerahan di dalam mulut
  • Gigi tanggal
  • Susunan gigi yang tidak rata
  • Nyeri pada lidah
  • Nyeri atau kaku pada rahang
  • Nyeri atau sulit untuk mengunyah
  • Nyeri atau sulit untuk menelan
  • Sakit tenggorokan
  • Perasaan seperti ada sesuatu yang mengganjal di tenggorokan

Penyebab & Faktor Risiko
Penyebab

Kanker mulut terjadi ketika sel DNA di bibir atau mulut mengalami mutasi. Mutasi ini membuat sel tetap tumbuh dan berkembang, sementara sel normal lain memiliki siklus hidup dan mati. Akumulasi sel kanker mulut ini dapat membentuk tumor. Dapat menyebar ke daerah lain di kepala dan leher serta juga dapat menyebar ke bagian tubuh lain.

Kanker mulut paling banyak berawal dari sel tipis yang melapisi bibir dan bagian dalam mulut (squamous cells). Tidak jelas apa yang menyebabkan sel ini bermutasi. Tapi dokter telah mengidentifikasi faktor yang meningkatkan risiko kanker mulut.

Faktor risiko

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko kanker mulut antara lain :

  • Mengkonsumsi tembakau baik itu dengan merokok atau mengunyah tembakau
  • Mengkonsumsi alkohol
  • Terlalu banyak terkena sinar matahari pada bibir
  • Virus seksual menular yang disebut virus HPV
  • Pernah mengalami kanker sebelumnya
  • Pengobatan radiasi pada area kepala dan leher

Pencegahan

Tidak ada cara untuk mencegah kanker. Tetapi anda dapat mengambil tindakan untuk mengurangi risiko kanker mulut dengan :

• Berhenti mengkonsumsi tembakau
• Tidak mengkonsumsi alkohol
• Makan makanan kaya buah dan sayuran
• Hindari terlalu banyak terkena sinar matahari
• Memeriksakan diri ke dokter gigi secara teratur

Dry mouth / Mulut kering

Sumber: "http://health.kompas.com"

DEFINISI
Kekurangan cairan ludah adalah masalah umum yang dapat mengganggu, tapi mulut kering dapat berefek pada kenikmatan anda ketika makan dan kesehatan gigi. Istilah medis untuk mulut kering adalah xerostomia. Cairan ludah membantu mencegah kerusakan gigi dengan membatasi pertumbuhan bakteri dan membersihkan makanan dan plak. Enzim pada cairan lubah membantu proses pencernaan.

Meskipun perawatannya tergantung pada penyebabnya, mulut kering sering merupakan efek samping dari obat. Mulut kering dapat diperbaiki dengan menyesuaikan kembali dosis atau dengan resep yang baru.

GEJALA
Jika anda tidak memproduksi cukup cairan ludah, anda mungkin akan mengalami tanda dan gejala berikut :
  • Kekeringan pada mulut
  • Cairan ludah terasa kental
  • Benjolan atau pecah pada sudut mulut
  • Bibir pecah-pecah
  • Sakit tenggorokan
  • Berubahnya kemampuan merasakan
  • Infeksi jamur pada mulut
  • Bertambahnya plak, kerusakan gigi dan sakit gusi
  • Pada wanita mulut kering dapat disebabkan oleh lipstik yang menempel pada gigi.

Penyebab & Faktor Risiko
Mulut kering memiliki penyebab, antara lain :

  • Obat. Ratusan obat-obatan, termasuk beberapa obat tanpa resep, menyebabkan mulut kering sebagai efek samping.
  • Usia. Usia yang bertambah tua bukanlah faktor risiko mulut kering. Tetapi bagaimanapun orang berusia lanjut lebih sering membutuhkan obat-obatan yang dapat menyebabkan mulut kering.
  • Terapi kanker. Kemoterapi dapat mengubah kealamian cairan ludah dan produksinya. Pengobatan secara radiasi pada kepala dan leher dapat merusak kelenjar ludah yang menyebabkan berkurangnya produksi cairan ludah.
  • Kerusakan saraf. Pada peristiwa kecelakaan atau operasi yang menyebabkan kerusakan saraf pada area kepala dan leher juga dapat menyebabkan xerostomia.
  • Kondisi kesehatan lainnya. Mulut kering dapat menjadi akibat dari kondisi kesehatan tertentu – atau saat pengobatannya – termasuk diabetes, Parkinson, HIV/AIDS, dan depresi. Stroke dan Alzheimer’s dapat menyebabkan mulut kering. Mendengkur dan bernapas menggunakan mulut dapat menyebabkan mulut terbuka yang mendorong masalah ini.
  • Penggunaan tembakau. Merokok atau mengunyah tembakau dapat meningkatkan gejala mulut kering.

Friday, October 08, 2010

Rokok Picu Kanker Mulut

Sumber: "http://id.news.yahoo.com/viva/20101007/tls-rokok-picu-kanker-mulut-34dae5e.html"

VIVAnews - Kasus kanker mulut semakin banyak menimpa orang muda. Menurut penelitian Aberdeen University, Inggris, pemicunya adalah kebiasaan minum alkohol, merokok dan mengonsumsi makanan tidak sehat.

Penelitian dilakukan selama lima tahun pada 350 pasien kanker mulut usia di bawah 50 tahun. Sebanyak 9 dari 10 pasien kanker terbukti memiliki kebiasaan minum alkohol, merokok dan sedikit mengonsumsi buah serta sayur dalam menu makanannya.

"Kasus kanker pada saluran pencernaan atas mengalami peningkatan di seluruh dunia dan sampai saat ini telah menjadi peningkatan terbesar pada orang dewasa di bawah usia 50," kata profesor epidemiologi, Gary Macfarlane, seperti dikutip dari Daily Mail.

Peneliti kemudian menganalisa temuan itu dengan 400 partisipan lain yang tidak memiliki penyakit kanker mulut. Selain melihat pengaruh gaya hidup tak sehat pada perkembangan kanker, penelitian ini juga melihat faktor lain seperti genetik dan lingkungan.

Gaya hidup yang buruk itu menjadi semacam 'bahan bakar' perkembangan tumor yang mengganas saat tua. Kebiasaan hidup tidak sehat juga meningkatkan risiko penyakit serius seperti kanker pada usia muda.

"Kami melihat terjadi peningkatan kasus kanker mulut dua kali lipat pada pria usia 40 hinggai 49 tahun di Inggris selama 20 tahun terakhir," kata Macfarlane.

Berdasar penelitian, kebiasaan hidup tidak sehat memiliki dampak yang sama di segala usia. Jadi mulailah hidup sehat mulai dari sekarang agar Anda terhindar dari penyakit mematikan. (pet)

Sunday, October 18, 2009

Kesehatan Gigi & Mulut Bagi Penderita Kanker

Bagi penderita kanker, kesehatan gigi & mulut harus sangat perhatikan karena berhubungan erat dengan proses penyembuhan terhadap penyakitnya tersebut.

Pengobatan pasien penyakit kanker adalah dengan cara radiasi atau kemoterapi dan sebelum proses ini dilakukan, kesehatan terhadap gigi & mulut harus perhatikan dan dijalankan. Dituturkan oleh Drg. Sri Rahayu MARS dari SMF Gigi & Mulut, RS Kanker Dharmais Jakarta.

Pengobatan menggunakan Radioaktif atau disebut juga dengan radiasi harus dilakukan secara berlanjut dan tidak boleh terputus sampai selesai.

Pengobatan dengan radiasi ini menyebabkan kondisi tulang penyanggah gigi menjadi lebih rapuh dalam waktu sementara dan elemen dalam darah mengalami penurunan dari kadar normal. Hal ini mengakibatkan pasien mengalami rasa sakit yang sangat, jika mengalami masalah gangguan gigi & mulut. Dijelaskan oleh Drg. Sri Rahayu saat seminar Menjaga Kesehatan Gigi & Mulut Bagi Penderita Kanker di RS Kanker Dharmais, Jakarta.

Dilanjutkan kembali oleh Drg. Sri, tidak boleh ada gangguan yang disebabkan infeksi yang berasal dari jaringan lunak didalam gigi & mulut selama proses penyinaran. Pasien juga tidak diperbolehkan mencabut gigi selama tiga tahun setelah penyinaran selesai dilakukan dan dibutuhkan waktu untuk memperbaiki struktur tulang dan elemen dalam darah menjadi normal kembali.

Kemoterapi adalah penggunaan zat kimia untuk perawatan penyakit. Dalam penggunaan modernnya, istilah ini hampir merujuk secara eksklusif kepada obat sitostatik yang digunakan untuk merawat kanker. Selama proses ini, pasien akan mengalami penurunan elemen-elemen darah dari kondisi kadar normal. Oleh sebab itu pasien tidak boleh terkena infeksi terutama pada gigi & mulut.

Untuk menghindari dari infeksi, pasien pada saat kemoterapi diletakan didalam ruangan yang steril. Bedanya kemoterapi dengan radiasi/penyinaran, pasien tidak perlu menunggu sampai 3 tahun untuk melakukan pencabutan gigi, selama elemen-elemen dalam kadar darah normal. Ujar Drg. Sri. Ini untuk mencegah terjadinya pendarahan dalam mulut pada saat pencabutan gigi.

Jadi sebelum proses pengobatan kanker dilakukan, baik dengan radiasi atau kemoterapi, harus di konsultasikan terlebih dahului dengan dokter gigi terkait. Dan kondisi gigi & mulut pasien harus dibersihkan untuk mencegah terjadinya infeksi.

Monday, February 23, 2009

PROPOLIS Menyembuhkan penyakit Gigi, Gusi dan mulut

Propolis telah di gunakan untuk menyelesaikan permasalahan gigi selama berabad-abad, karena efek dari perawatan gigi menggunakan propolis ini dapat segera terlihat/terbukti dan sudah menjadi bahan penelitian klinis yang popular di Negara Barat maupun Negara Timur.
Penggunaan propolis untuk kedokteran gigi di Inggris telah berkembang dengan pesat selama beberapa tahun. Propolis popular digunakan untuk mengatasi masalah gigi berkat hasil kerja Philip Wands yang memiliki beberapa klinik dokter gigi di Manchester. Dia secara konstan memakai propolis untuk perawatan berbagai masalah gigi.

Dalam study tahun 1995, dia melaporkan tentang pengalaman rekan-rekannya di Inggris dalam penggunaan propolis untuk merawat ulceration oral (50 kasus), denture trauma, gigi palsu, herpetic (hepes) dan ulceration oral menyakitkan non spesifik. Perawatan dengan cara menggunakan 50% propolis cair langsung pada area terinfeksi. Perawatan dengan propolis cair ini dapat menyembuhkan hanya dalam 2 hari. Peradangan gusi (periodontal inflammation) yang disebabkan oleh pencabutan gigi bungsu juga dirawat dengan propolis.

Propolis cair direkomendasikan sebagai mouthwash (obat kumur) dan breath freshner (penyegar bau mulut). Dia juga merekomendasikan propolis untuk sabun tangan antiseptik operasi.

Di Jepang propolis diuji cobakan pada binatang yang di prakarsai oleh Universitas of Japan 1991, menemukan bahwa tikus yang diberi air berkandungan propolis berkurang tingkat lubang pada gigi secara signifikan dari tikus yang tidak diberi propolis.

Sumber : http://www.binaapiari.com/propolis-menyembuhkan-penyakit-gigi-gusi-dan-mulut/

Propolis vs Kanker Payudara

Propolis vs Kanker Darah

Gudang Propolis