Thursday, April 30, 2009

Flu Singapore Atau Hand Foot Mouth Disease (HFMD)

DEFINISI "Flu Singapore" sebenarnya adalah penyakit yang di dunia kedokteran dikenal sebagai Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) atau dalam bahasa Indonesia Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut (PTKM).

Di Indonesia sendiri sebenarnya penyakit ini bukan penyakit baru. Istilah "Flu Singapore" muncul karena saat itu terjadi ledakan kasus dan kematian akibat penyakit ini di Singapura. Karena gejalanya mirip flu, dan saat itu terjadi di Singapura (dan kemudian juga terjadi di Indonesia), banyak media cetak yang membuat istilah "flu Singapore", walaupun ini bukan terminologi yang baku.

PENYEBAB PTKM ini adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh VIRUS RNA yang masuk dalam famili Picornaviridae (Pico, Spanyol = kecil ), Genus Enterovirus ( non Polio ).

EPIDEMIOLOGI

Penyakit ini menular (seperti penyakit flu lainnya) dan sering terjadi dalam musim panas. PTKM adalah penyakit yang kerap terjadi pada kelompok masyarakat yang padat dan menyerang anak-anak usia 2 minggu sampai 5 tahun ( kadang sampai 10 tahun ). Orang dewasa umumnya lebih kebal terhadap enterovirus, walau bisa juga terkena. Penularannya melalui jalur fekal-pral (pencernaan) dan saluran pernapasan, yaitu dari droplet (butiran ludah), pilek, air liur, tinja, cairan vesikel (kelainan kulit berupa gelembung kecil berisi cairan) atau ekskreta dimana masa inkubasi 2 - 5 hari.

GEJALA

Mula-mula demam tidak tinggi 2-3 hari, diikuti sakit leher (faringitis), tidak ada nafsu makan, pilek, gejala seperti "flu" pada umumnya yang tak mematikan. Timbul vesikel (kulit melenting berisi air) yang kemudian pecah, ada 3-10 ulkus (gelembung) di mulut seperti sariawan ( lidah, gusi, pipi sebelah dalam ) terasa nyeri sehingga sukar untuk menelan. Bersamaan dengan itu timbul rash/ruam atau vesikel (lepuh kemerahan/blister yang kecil dan rata), papulovesikel yang tidak gatal ditelapak tangan dan kaki. Kadang-kadang rash/ruam (makulopapel) ada dibokong. Penyakit ini umumnya akan membaik sendiri dalam 7-10 hari, dan tidak perlu dirawat di rumah sakit.












Bila ada gejala yang cukup berat, barulah penderita perlu dirawat di rumah sakit. Gejala yang cukup berat tersebut antara lain :

  • Hiperpireksia, yaitu demam tinggi dengan suhu lebih dari 39 C.
  • Demam tidak turun-turun selama 72 jam.
  • Takikardia (nadi menjadi cepat)
  • Takipneu, yaitu napas jadi cepat dan sesak.
  • Dehidrasi berat.
  • Letargi, lemas, dan mengantuk terus.
  • Nyeri pada leher, lengan, dan kaki.
  • Kejang-kejang, atau terjadi kelumpuhan pada saraf kranial.
  • Fotofobia (tidak tahan melihat sinar).
  • Ketegangan pada daerah perut.
  • Halusinasi atau gangguan kesadaran.

Komplikasi penyakit ini adalah :

  • Meningitis (radang selaput otak) yang aseptik.
  • Ensefalitis (radang otak).
  • Myocarditis (Coxsackie Virus Carditis) atau pericarditis.
  • Acute Flaccid Paralysis / Lumpuh Layuh Akut ("Polio-like illness" )

PENGOBATAN

Istirahat yang cukup, banyak minum (untuk mencegah dehidrasi), dan konsumsi makanan bergizi.

Pengobatan spesifik tidak ada, jadi hanya diberikan secara simptomatik saja berdasarkan keadaan klinis yang ada (tidak dibutuhkan antibiotik kecuali ada infeksi bakteri)

Penyakit ini adalah "SELF LIMITING DISEASES", yaitu dapat sembuh dengan sendirinya, dalam 7-10 hari, pasien perlu istirahat karena daya tahan tubuh menurun. Pasien yang dirawat adalah yang dengan gejala berat dan komplikasi tersebut diatas.

PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT

Penyakit ini sering terjadi pada masyarakat dengan sanitasi yang kurang baik. Pencegahan penyakit adalah dengan menjaga kebersihan (Higiene dan Sanitasi) lingkungan maupun perorangan.

Cara yang paling gampang dilakukan adalah membiasakan selalu cuci tangan, khususnya sebelum & sehabis ke toilet juga sebelum & sesudah makan. Pasien sebenarnya tak perlu diasingkan karena ekskresi virus tetap berlangsung beberapa minggu setelah gejala hilang, yang penting menjaga kebersihan perorangan. Penyakit ini belum dapat dicegah dengan vaksin (Imunisasi) / ihc

FLU BABI (Swine Influenza)

Penyakit Flu Babi adalah penyakit influenza yang disebabkan oleh Virus influenza A subtipe H1N1 yang dapat ditularkan melalui binatang terutama babi dan ada kemungkinan penularan antar manusia.

Virus H1N1 sebenarnya biasa ditemukan pada manusia dan hewan terutama babi tetapi keduanya memiliki karakteristik yang berbeda.

GEJALA KLINIS

Secara umum penyakit ini mirip dengan influenza dengan gejala klinis seperti demam, batuk pilek, lesu,letih, nyeri tenggorokan, napas cepat atau sesak napas, mungkin disertai mual, muntah dan diare.

PENULARAN

Cara penularan flu babi yaitu kontak dengan babi yang sakit , kontak langsung dengan penderita dan dapat juga melalui udara. Masa inkubasinya 3 sampai 5 hari.

PENCEGAHAN

Seperti guidelines pencegahan flu lainnya, pencegahannya adalah sbb :
  1. Menjaga perilaku hidup bersih dan sehat dan juga menjaga hygiene & sanitasi perorangan maupun lingkungan
  2. Konsumsi makanan bergizi
  3. Istirahat yang cukup
  4. Menutup hidung dan mulut apabila bersin
  5. Selalu mencuci tangan pakai sabun setelah beraktivitas
  6. Segera memeriksakan kesehatan apabila mengalami gejala flu (terutama pasca kontak dengan babi)

Karena disebabkan oleh virus maka hanya DAYA TAHAN TUBUH yang baik yang sangat diperlukan.

PENGOBATAN

Penyakit yang disebabkan oleh virus sifatnya adalah SELF LIMITING DISEASES artinya dapat sembuh dengan sendirinya seiring dengan daya tahan tubuh yang baik.

Tidak ada obat untuk infeksi virus, antipiretik seperti parasetamol dibutuhkan hanya untuk memberi rasa nyaman bukan untuk menyebuhkan.

Monday, April 27, 2009

Ini yang Bikin Ginjal Sengsara

Sumber: http://www.solusisehat.net/berita.php?id=1022

Suka makan jengkol bisa membuat masalah pada ginjal. Konsumsi obat pelangsing, obat pereda nyeri, steroid, atau antibiotika tanpa pengawasan dokter juga memberi efek yang sama. Bahkan, pemakaian cat rambut atau pemutih juga bisa berdampak pada organ ginjal Anda.

Ada sejumlah perilaku atau kebiasaan keliru yang berimbas pada kesehatan ginjal. Banyak hal yang dilakoni, tanpa disadari, telah membuat ginjal merana. Bagaimana semua itu bisa merusak ginjal?

Karena jengkol

Jangan anggap remeh makanan yang sering dijadikan lalap, semur, atau rendang itu. Menurut Prof. Rully MA Roesli, Sp.PD-KGH, ada orang yang harus cuci darah gara-gara makan jengkol.

"Jengkol mengandung kristal atau jengkolic acid. Asam jengkol ini yang jadi kristal dan kemudian menyumbat saluran kencing," kata konsultan ginjal hipertensi dari klinik spesialis penyakit dalam dan saraf Perisai Husada, Bandung ini.

Saluran kencing yang tertutup membuat sampah atau racun tidak dibuang. Akibatnya bisa timbul infeksi saluran kemih.

Bila tidak ditangani, kondisi demikian akan merambat ke organ ginjal. Karena itu, seperti dituturkan Prof. Rully, ada yang hanya beberapa kali mengonsumsi jengkol, malah gagal ginjal.

"Gagal ginjalnya sih masih akut. Masalahnya pada gagal ginjal akut ini diperlukan cuci darah, walaupun tidak terus-terusan. Kalau gagal ginjal akutnya sudah tertangani, tidak memerlukan cuci darah lagi," ungkap guru besar kedokteran dari Universitas Padjadjaran, Bandung ini.

Waspada obat pelangsing

Tindakan mengonsumsi obat pelangsing demi menurunkan berat badan juga perlu diwaspadai. Menurut Prof. Dr. Walujo Soerjodibroto, Ph.D, konsumsi obat pelangsing yang tidak benar turut menyumbang kejadian gagal ginjal. Pasalnya, banyak obat atau cara-cara pelangsingan keliru yang membuat pasien mengalami pengurangan dalam jumlah besar cairan di dalam tubuh.

Di samping itu, seringkali terjadi pasien menaikkan sendiri dosis, dengan asumsi bahwa semakin tinggi dosisnya, akan semakin cepat menjadi langsing. Berat badan boleh jadi turun akibat diare atau dehidrasi karena kencing berlebihan, tetapi fungsi ginjal menjadi terganggu.

"Obat pelangsing yang bersifat diuretik ikut mendorong kerusakan ginjal. Diuretik membuat cairan tubuh dikuras terus. Kalau sampai dehidrasi, ya bisa sakit ginjal," ujar Prof. Rully.

Hati-hati obat amfetamin

Ada pula obat-obatan seperti amfetamin yang bisa memberi pengaruh buruk pada ginjal. Obat jenis ini membuat orang sulit tidur. Akibatnya pembakaran energi berjalan terus. Amfetamin itu dapat menyempitkan pembuluh darah.

"Darah yang bergerak ke ginjal akan berkurang. Pada akhirnya ginjai kekurangan asupan makanan," papar Prof. Rully.

Karenanya, obat jenis ini sangat dilarang pemakaiannya.

Gampang minum obat

Tak hanya obat untuk pelangsing atau amfetamin saja yang bisa merusak fungsi ginjal. Penggunaan obat pereda nyeri, antibiotika, atau steroid secara terus-menerus dalam jumlah berlebih dalam beberapa bulan dapat menyebabkan sakit ginjal.

Hobi herbal sembarangan

Begitu juga dengan obat maupun suplemen herbal, bikinan dalam negeri maupun impor, ternyata memiliki risiko merusak ginjal. "Kita tidak tahu isi atau kandungannya apa," ucap Prof. Rully.

Sebaiknya kita menolak suplemen dan obat herbal yang manjur dan cespleng karena berarti tidak murni herbal, tetapi ada kandungan kimia obat yang dosisnya tidak terkontrol. Jika harus meminumnya, pilih obat atau suplemen herbal yang telah mendapat izin dari FDA dan BPOM.

Awas pemutih dan cat rambut

Penggunaan pemutih kulit maupun cat rambut ternyata juga dapat menimbulkan dampak negatif pada ginjal. Setidaknya Prof. Rully menjumpai pasien orang muda mengalami kasus gagal ginjal akut akibat hobi mengecat rambutnya. Ia harus melakukan cuci darah.

Diare jangan berlanjut

Kejadian diare yang sampai menimbulkan dehidrasi juga bisa mendorong terjadinya gangguan pada ginjal. Diare atau muntaber memang dapat membuat seseorang mengalami dehidrasi. Akan menjadi fatal, terutama bila cairan yang hilang tersebut tidak segera digantikan. Karena itu, ketika seseorang mengalami diare atau muntaber, diharuskan minum banyak cairan.

Hindari kegemukan

Penelitian di University of California San Francisco (UCSF) menunjukkan bahwa ada hubungan kuat antara kegemukan dengan timbulnya penyakit ginjal tahap akhir atau gagal ginjal. Obesitas meningkatkan risiko gagal ginjal sebanyak tujuh kali ketimbang orang dengan berat normal.

Menurut para peneliti, obesitas sebaiknya dipertimbangkan sebagai faktor risiko bagi kondisi ini, dan bahwa gagal ginjal merupakan konsekuensi lain dari kegemukan.

"Ada banyak orang dengan gagal ginjal, tetapi belum diapresiasi bahwa gagal ginjal dapat merupakan konsekuensi dari obesitas," kata Chi yuan Hsu, MD, asisten profesor s UCSF.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Annals of Internal Medicine didasarkan pada data dari 320 ribu anggota Northern California Kaiser yang tinggi dan beratnya diukur selama pemeriksaan rutin antara 1964-1985. Total 1.471 kasus penyakit ginjal tahap akhir terjadi di antara partisipan penelitian, selama rata-rata periode lanjutan sekitar 26 tahun.

Mereka menjumpai bahwa indeks massa tubuh (IMT) lebih tinggi berisiko lebih tinggi pula mengalami gagal ginjal. Dari para responden, 58 persen memiliki berat badan normal dan 39 persen memiliki IMT 25 atau lebih.

Risiko gagal ginjal di antara partisipan dengan kelebihan berat badan 1,87 kali daripada berat badan normal. Semakin gemuk, dengan IMT 40 atau lebih, risikonya tujuh kali mengalami gagal ginjal.

Bagaimanapun, lebih baik dan lebih sehat jika langsing daripada gendut, bukan?

Friday, April 24, 2009

Berbagai Macam Kesaksian Propolis

Sumber: http://www.jualanpropolis.com/testimonial-2.php

Melia Propolis
Untuk Derita Kelainan Mata.
Ibu Ella, Sumedang

Cucu saya yg baru berusia 11th menderita kelainan mata yang cukup serius, sehingga harus memakai kacamata minus 5, Saya beri propolis 1 botol, sesudah minum propolis 3 hari, dari vagina keluar seperti keputihan, tapi cucu saya merasakan penglihatannya menjadi jelas.

Melia Propolis
Untuk Derita Kelenjar Gondok
Ibu Eni, Sumedang

Saya menderita pembengkakan kelenjar gondok, saya sudah dioperasi 2x. Tapi sesudah dioperasi yang ke 2 kalinya, kelenjar tsb membesar lagi, sampai akhirnya saya ke dokter lagi. Dokter menyarankan untuk dioperasi ke 3 kalinya dan kata beliau dananya tidak cukup 5 juta. Tapi saya tidak punya uang untuk operasi tsb. Sampai suatu saat teman saya memberikan propolis, saya minum dan dioleskan ke kelenjar tsb. Belum juga habis 1 botol, kelenjar tsb sudah mengecil dan sekarang saya rutin mengkonsumsi propolis dan sekarang benjolan tsb hampir hilang.

Melia Propolis
Untuk Derita Cacar Air
Ibu Lela, Sumedang

Anak saya yg kelas 5 menderita cacar air, saya beri propolis dan mengoleskannya dikelainan kulitnya. Setelah 2 hari, kelainan kulitnya kering dan besoknya sudah bisa sekolah seperti biasanya.

Melia Propolis
Untuk Derita Rematik
Pak Ina, 70 tahun, Sumedang

Menderita penyakit rematik selama 4 bulan sehingga untuk berjalan susah, sesudah meminum propolis beberapa hari penyakitnya membaik. Sekarang saya sudah bisa naik sepeda lagi, padahal saya baru minum propolis kurang dari 1 botol.

Melia Propolis
Untuk Derita Myom / Kista
Pak Wartoyo, Bekasi

Saya gabung di Melia Nature, mulanya memang untuk bisnis, dan ketika saya tahu bisa untuk berbagai penyakit, saya coba mengkonsumsinya. Istri saya ada miom (sejenis kista). Saya dan Istri sudah lama berusaha berobat (kurang lebih 10 tahun), dan kami tidak mau dioperasi dg pertimbangan-pertimbangan lain. Dan kami juga sudah ke shin she, namun belum juga sembuh. Setelah saya berikan Melia Propolis 5-7 tetes 3x sehari, dan setelah hari ke 3, keluar darah agak hitam (bukan haid). Setelah itu dia lebih enak dan merasa lebih baik, kehidupan sehari-hari lebih mudah dan nyaman tanpa ada gangguan miom lagi. Terima kasih Tuhan dengan sarana propolisnya.

Melia Propolis
Untuk Derita Stroke
Pak Lubis,60 tahun, Kenangan-Cilegon

Mulanya Bapak Anju Parapat ragu memberikan Propolis ke Pak Lubis yang baru pulang opname dari rumah sakit karena stroke pada lengan dan kakinya. Namun setelah mengkonsumsi selama sebulan : 3x10 tetes Melia Propolis, Pak Lubis merasa jauh lebih sehat dan lebih kuat dalam melakukan aktifitasnya sehari-hari. Berkat Tuhan dg sarananya propolis Pak Lubis pulih lebih cepat dari perkiraan dokter. " Saya ingin membagikan pengalaman yang luar biasa ini kepada teman-teman saya yang sedang sakit", katanya sewaktu acara Opp di Cilegon tanggal 25 Juni 2006.

Melia Propolis
Untuk Derita Tumor Usus
Pak Haris P, Sulawesi-Toraja


Januari 2007 saya menderita tumor usus, perut keras, tidak bisa buang air besar dan tidak bisa kencing. Saya sangat tersiksa. Kata dokter harus segera dioperasi dan kotorannya dikeluarkan dari samping perut. Namun sebelum operasi saya diperkenalkan Propolis oleh Ibu Martha, dan dianjurkan minum 3x10 tetes perhari. Hasilnya sungguh luar biasa,dalam 2 bulan tumor saya sembuh total.

Melia Propolis
Untuk Derita Stroke Berat
Pak Risal, Wamena,Papua


Bulan lalu saya mengalami stroke berat, bibir bagian bawah miring kesamping sehingga sulit untuk berbicara dan berjalan bagaikan robot. Kemudian diperkenalkan Propolis yang saya konsumsi 3x7 tetes per hari. Reaksinya luarbiasa, dalam tempo kurang dari sebulan bibir saya lurus kembali dan bisa jalan normal kembali. Saya sangat gembira, ingin rasanya saya telan Propolis tersebut dengan botol-botolnya.

Melia Propolis
Untuk Derita Tekanan Darah Tinggi.
Simon Marwa(Dosen Atmajaya), Mappanyukki, Makassar

Saya mengalami masalah dengan tekanan darah tinggi. Sudah berbagai obat saya konsumsi, termasuk berobat ke dokter tetapi tekanan darah saya hanya turun sementara lalu kembali tinggi. Tetapi setelah mengkonsumsi Propolis tekanan darah saya normal dan tidak pernah naik lagi.

Melia Propolis
Untuk Derita Infeksi Kulit di seluruh Lengan
Ibu Retno, Mappanyukki, Makassar

Bulan lalu saya mengalami kecelakaan lalu lintas. Menurut keluarga saya sempat tidak sadarkan diri selama 3 hari tetapi setelah diberikan Propolis 5 tetes pagi dan sore, besoknya langsung sadar dan tidak ada pembekuan darah. Lalu luka-luka bekas tabrakan diolesi Propolis, hasilnya sungguh luarbiasa, luka tersebut sembuh total tanpa bekas sama sekali.

Kakek saya menderita infeksi kulit yang sangat berat. Awalnya hanya bisul biasa yang terdapat pada belakang siku, tapi lama-lama menjadi infeksi kulit yang menjalar hampir pada seluruh lengan saya. Sampai harus dirawat di RS selama 1 bulan dan menghabiskan uang sekitar 10 juta. Karena tidak ada perbaikan, maka kakek minta pulang paksa. Dirumah lukanya harus dibersihkan 2x sehari, dan keluar bau yang menyengat. Setelah di beri propolis 1x baunya hilang, sekarang setelah 1 bulan memakai propolis,lukanya mengering dan makin mengecil.

Melia Propolis
Untuk Derita pada Kaki akibat Jatuh dari Tangga.
Ibu Ina,44 tahun, Bandung

Saya jatuh dari tangga sehingga jaringan lunak pada kaki kiri saya menonjol ke luar, kaki terasa berdenyut. Saya oleskan propolis beberapa kali. Mula-mula saya masih merasa denyutan,tetapi pada pagi harinya saya sudah tidak merasakan sakit dan bengkaknya hilang.

Melia Propolis
Untuk Derita Prostate
Tn Dani,76 tahun, Bandung

Saya menderita pembesaran prostate, sehingga tiap malam harus beberapa kali pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil. Saya minum propolis sebanyak 3x7 tetes, ternyata setelah meminum 3x sehari, keluhan tsb hilang dan dapat buang air kecil seperti biasa lagi.

Melia Propolis
Untuk Derita Wasir
Ibu Uum,30 tahun, Bandung

Saya menderita wasir yang cukup parah. Saya pernah ke dokter spesialis pembuluh darah dan dianjurkan untuk operasi. Karena kesulitan biaya saya tidak mau dioperasi dan saya dianjurkan untuk minum propolis dan dioleskan pada wasir. Setelah meminum 2 botol wasir saya mengecil dan rasa sakit sudah tidak ada lagi dan sekarang sudah sembuh sama sekali.

Melia Propolis
Untuk Derita Amandel
Dea,12 tahun, Bandung


Anak saya menderita amandel yang parah, sehingga makanan sukar masuk melalui mulut, karena amandalnya sudah menutupi jalan makanan. Saya beri propolis, sesudah 2 botol amandelnya mengempis dan sekarang sudah sembuh sama sekali.

Kakaknya menderita sinusitis, sembuh dengan meminum propolis sebanyak 2 botol.

Suami saya menderita maaq kronis, ternyata sesudah meminum propolis penyakit maaqnya sembuh sama sekali.

Melia Propolis
Untuk Derita Asma
Ibu Nia,30 tahun, Sumedang

Anak saya menderita asma. Usianya baru 4 tahun. Setiap minggu ia selalu ke dokter spesialis karena pilek, sesak dan demam. Saya beri propolis sebanyak 2x4 tetes, ia masih pilek setiap minggu, tapi tidak pernah panas badan lagi dan sekarang penyakit asmanya berangsur sembuh.

Melia Propolis
Untuk Diabetes
Pak Jono - Jakarta Timur

Bekam adalah metode pengobatan yang dianjurkan didalam Islam oleh Rosulullah saw. terapi dengan metode mengeluarkan darah kotor ini kembali populer sekarang ini. salah satu mitra bisnis PT LPK di bilangan cakung jakarta timur mengembangkan terapi ini tentunya disertai dengan terapi propolis. Ada pengalaman menarik yang disampaikan salah seorang pengelola klinik bekam di cakung tersebut kepada managemen LPK disertai dengan foto kondisi si pasien. Yang bersangkutan mengobati seorang pasien diabetes sebut saja nama si pasien tersebut pak Jono. Pak jono menderita diabetes selama satu tahun dengan kondisi kaki sudah membusuk. dengan terapi bekam selama tiga kali dan menghabiskan propolis sebanyak 3 botol, dimana propolis tersebut diminum sebanyak 10 tetes 3 kali sehari dan dioleskan diluka yang ia derita, ternyata sekitar 12 hari luka yang ada pada kaki pak jono sembuh, berat badannya meningkat dan mulai makan nasi kembali.

Disampaikan oleh Abd Ghofar, pengelola klinik bekam la-tahzan cakung JAK-TIM.

Melia Propolis
Untuk sebagai P3K saat berpergian
Mira Maryani, SPi. (27 Tahun), Bogor


Wanita karir dan ibu rumah tangga yang sibuk mengatur rumah, mendidik anak, melayani suami perlu mengkonsumsi propolis setiap hari untuk stamina, vitalitas dan daya tahan tubuh agar semua tugas bisa berjalan dengan optimal. Propolis sangat bagus untuk anak yang sering demam, batuk dan flu juga layak dijadikan sahabat dan P3K ketika anda berpergian. Propolis juga sangat membantu saya sewaktu hamil sehingga selalu fit.

Melia Propolis
Untuk Tubuh selalu Fit, dan Masalah Liver menahun
Sugeng Prantio - Sulawesi Tenggara

Alhamdulillah tubuh saya jadi lebih fit dan segar dengan propolis. Putra saya (19 bulan) jadi lebih aktif dan selera makannya bertambah. Pengalaman menarik saya dengan propolis adalah : konsumen saya (usia 80 tahun) menderita sakit liver menahun, BAB tidak lancar dan sudah 5 hari tidak bisa berjalan. Malam harinya beliau minum propolis dan dibalurkan ke tubuhnya, alhamdulillah besok paginya dah bisa berjalan dan kondisinya kesehatannya bertambah baik.

Melia Propolis
Untuk Sinusitis selama 13 tahun
Jumadi, SP - Magelang

Putra saya (3 tahun) kesehatannya terbantu dengan propolis. Saya pribadi sering masuk angin (mungkin karena sering naik motor), punya sinusitis selama 13 tahun. Alhamdulillah dengan mengkonsumsi propolis kondisi fisik saya semakin baik dan keluhan tersebut berkurang.

Melia Propolis
Untuk Masalah ginjal, lambung dan sakit kepala
Zulfan Effendi - Sumatera Utara


Sehabis shalat Dzuhur di sumatra utara tepatnya di daerah batubara kisaran, salah seorang distributor PT lpk menyalami saya dan kemudian mengajak diskusi. "Pak Rokim setelah saya minum untuk kelima kali propolis dan saya langsung meneteskan dibawah lidah saya kurang lebih 5 tetes, ternyata saat saya buang air kecil keluar darah kental seukuran jari klingking saya, apakah propolis berbahaya bagi kesehatan saya?" demikian ditributor tadi dengan nama lengkap zulfan Effendi mengawali pembicaraan. saya pun langsung teringat kejadian serupa yang dialami oleh seorang distributor di bilangan cengkareng, ust Jarwadi nama distributor tersebut. Ust jawardi bercerita langsung ke saya bahwa selama seminggu setelah beliau minum propolis keluar darah berbentuk serat saat buang air kecil, Ust jarwadi menyampaikan bahwa selama ini ia mengalami permasalahan ginjal tetapi setelah kejadian tersebut permasalahan ginjalnya hilang. teringat hal tersebut saya langsung menyampaikan kepada bapak zulfan effendi bahwa beliau mengalami permasalahan di ginjal. "betul pak saya suka merasakan sakit pinggang dan memang saya agak kurang minum air, selain itu saat minum pertama kali propolis saya merasakan mual karena memang saya mengalami permasalahan lambung dan saat minum kedua kalinya kepala saya terasa sakit dan memang kalo saya habis jalan-jalan selalu mengalami pusing-pusing dan alhamdulilah sekarang saya tidak pusing-pusing lagi". demikian bang zul menambahkan. menjelang kepulangan saya tanggal 5 november ke jakarta saya ketemu lagi dengan bang zulfan effendi. "Alhamdulillah kondisi saya sekarang sangat baik, dan saya pun akan mengembangkan propolis di sumatra utara" demikian kaliamat penuh semangat yang meluncur dari bang zulfan. Selamat atas kesembuhan bang zulfan. Terima kasih ya Alloh engkau mempercayakan kepada kami untuk mengenalkan propolis yang engkau berikan khasiat didalamnya. Rokim A Kariim

Melia Propolis
Untuk Sakit pinggang serius, gejala asam urat dan rematik
Abdurrouf - Padang

” Sebelumnya saya mengalami sakit pinggang yang cukup serius selain pegal-pegal juga terasa panas, saya khawatir gejala batu ginjal, disamping itu saya juga ada gejala asam urat dan reumatik. Alhamdulillah sekarang kondisinya membaik dengan minum propolis. Kini kami sekeluarga minum propolis dengan rutin untuk agar selalu sehat dan semangat . Ingat : mencegah lebih baik dan hemat daripada terlanjur sakit yang sudah parah”

Melia Propolis
Untuk Batu ginjal keluar setelah minum Propolis
Bapak Otong - Krawang


Seorang konsumen propolis di kabupaten Krawang memberikan kesaksian mengenai khasiat propolis. Sebut saja bapak Otong, beliau sering mengeluhkan sakit pinggang, ketika beliau mendengar ada distributor propolis di daerahnya. Beliau mendatanginya dengan maksud ingin mencoba. pertama kali beliau minum propolis sebanyak 5 tetes 1 kali sehari. Tindak balas yang terjadi ketika mau buang air kecil terasa sangat sakit. ternyata setelah 4 hari minum berturut-turut 5 tetes satu kali sehari, batu ginjalnya keluar.

Melia Propolis
Untuk Keluhan Pasca Operasi Batu Ginjal, sembuh dengan ½ botol propolis
Pak H.Rahmat

Pasca Operasi batu ginjal, Pak H. Rahmat harus istirahat kurang lebih selama 3 bulan, luka bekas operasinya belum sepenuhnya kering, dan perutnya terus terasa ngilu, sebelum operasi Pa Haji memang pernah ke Rumah untuk sekedar konsultasi jika menggunakan propolis seperti apa rasa sakitnya, setelah mencoba menelepon salah satu "pasien" propolis yang telah berhasil batu kandung kemihnya keluar, akhirnya beliau tetap memutuskan untuk dioperasi dengan harapan sakitnya hanya sebentar. Beberapa hari pasca operasi, beliau datang lagi ke rumah, katanya mau coba propolis sebab masih terasa ngilu dan lukanya masih agak basah, malam itu juga saya oleskan propolis di bekas luka operasinya dan di sarankan untuk di minum di rumah 3 tetes 3 kali/hari. Besok paginya beliau telp saya dan menceritakan yang beliau rasakan, yakni jadi sulit buang air kecil, kemudian hari kami baru tahu bahwa itu tindak balas, saat telpon pagi itu saya sarankan dosis di tingkatkan jadi 5 tetes 3 kali/hari dan sebanyak mungkin minum air putih. akhirnya hanya dengan menghabiskan 1/2 botol, YA SETENGAH BOTOL Propolis yang 6ml saja, keluhan pasca operasi ginjal tidak terasa lagi, beliau sudah berani bawa mobil dan motor lagi tanpa harus bedrest 3 bulan, Alhamdulillah ya Pa Rahmat, semua atas Pertolongan Allah SWT.

Melia Propolis
Untuk 5 Tahun Menderita asam Urat
Amir Had S (58 tahun) Jl. Lumbu Timur II/ 252 Bekasi Timur

5 Tahun saya menderita Asam urat (reumatik) dan sudah berusaha berobat, tetapi hasilnya belum juga seperti apa yang diharapkan bahkan sampai saya tidak bisa pakai sepatu karena bengkak. Pertengahan Februari 2008 saya bertemu dengan saudara saya, dia menganjurkan saya untuk menggunakan Melia Propolis 2 kali sehari 7 tetes. Kurang lebih 7 botol saya konsumsi, alhamdulillah saya sudah tidak merasakan sakit lagi. Dan pada bulan April 2008 saya coba makan durian dan ketan untuk mengetahui sampai diamana pengaruh Melia Propolis tersebut terhadap penyakit saya. Subhanallah, tidak ada masalah dan sekarang saya sudah bisa pakai sepatu lagi seperti biasa. Untuk saudara-saudara yang punya masalah seperti yang saya alami jangan ragu-ragu untuk mengkonsumsi Melia Propolis. Insya Allah kalau rutin serta sabar akan merasakan manfaatnya seperti saya sekarang ini.

Melia Propolis
Untuk Anak 2 tahun, kemasukan kacang atom di dalam batang tenggorokan
M Haris Suryana AMD, Kep.Paramedis RS Krakatau Steel (28 Tahun), Bogor


Putra beliau Muhammad Naufal Fawwaz (2 tahun). mengalami kecelakaan, berupa masuknya kacang atom (sukro) ke dalam batang tenggorokannya, sudah diusahakan untuk diambil menggunakan alat, tetapi tidak berhasil karena sudah terjadi pembengkakan di tenggorokan. kemudian disarankan untuk operasi bedah thorak, tetapi karena dihinggapi rasa khawatir terhadap masa depan putra beliau, kemudian beliau melakukan pengobatan dengan propolis. Beliau memberikan kepada putranya propolis sebanyak 5 tetes 3 kali sehari, dan menghirupkan uap propolis hangat kepada putra beliau. dan Alhamdulilah beberapa hari kemudian pembengkakan di tenggorokan putra beliau menghilang dan kacang atom yang terdapat pada tenggorokan putra beliau dapat diambil menggunakan alat tanpa harus dioperasi.

Melia Propolis
Untuk Menderita Ambein, Eksim Menahun
Kartono Ir, Msc. – Bandung

Pekerjaan saya sebagai dosen di berbagai perguruan tinggi di Bandung selama 32 tahun saya lakoni. Sebelum tahun 2004 terasa semakin berat, terutama akibat gangguan ambein yang mengganggu karena dari (maaf = lubang anus) keluar 4 buah sebesar telur, sehingga untuk berjalan susah (seperti jalannya robot), apalagi untuk duduk hanya menumpangkan paha di permukaan kursi.

Saat itu saya sangat tersiksa, karena penyakit ini kian menyiksa dari tahun ke tahun dan puncaknya di akhir tahun 2004. Seseorang kawan datang menawarkan produk Propolis, awalnya saya tidak tertarik tetapi karena dikatakan bisa untuk ambein / wasir, saya langsung membeli tanpa pikir panjang. Sesuai petunjuk yang disarankan kawan tadi, saya langsung minum 10 tetes 4x sehari dan dioleskan ke lubang anus dan terjadilah hal yang luar biasa, ambein saya sembuh dalam 3 hari dan yang paling mengesankan saat ini saya bisa makan apapun (es, sukro, cabai, dll) yang dulu saya hindari karena gigi sudah keropok, saya tidak tahan dengan yang dingin dan bahkan tanpa saya sadari eksim yang ada dalam tubuh saya lenyap semuanya.

Berkat Propolis semua penyakit dalam tubuh saya lari terbirit birit sehingga semangat mengajar saya semakin bertambah di usia saya yang sudah lanjut (64 tahun) dan bahkan teman main tenis saya yang sudah loyo dan terbaring karena menderita jantung (Pak Ali) kini sehat seperti saya, berkat Propolis dan juga istri saya yang menderita kaligata/biduran juga sembuh. Propolis memang hebat, satu produk bisa untuk semua penyakit. Jadikan Propolis sebagai pelindung anda dan keluarga untuk menghindari dari sakit penyakit yang setiap saat siap menyerang.

Melia Propolis
Untuk Diabetes saya dengan jauh lebih murah !!
Nama: H. Unan

Sudah 3 tahun diabetes saya kambuh, kurang lebih 120 juta saya harus mengobati penyakit ini, tapi mungkin Allah SWT belum memberikan kesembuhan kepada saya, hingga pada akhirnya saya kedatangan tamu yang menawarkan suatu produk yang katanya dapat menyembuhkan segala macam penyakit, baru kali ini saya mendengar yang namanya propolis. Setelah saya membaca brosur tentang propolis, saya sangat yakin sekali bahwa ini merupakan petunjuk dari Alloh SWT sebagai perantara kesembuhan penyakit yang saya derita. Alhamdulillan atas izin Alloh SWT penyakin yang saya derita selama ini berangsur-angsur pulih dan kondisi badan sayapun makin hari makin membaik, mulai dari kadar gula menurun, dan penglihatan saya membaik juga, alhamdulillah saat ini kondisi kesehatan saya terasa jauh lebih baik

Melia Propolis
Untuk Gegar otak sembuh dengan Propolis
Ibu Duwi Sujarwati (27 Tahun) - Tangerang Banten


Tangerang Banten Pada 20 Oktober 2006 mengalami kecelakaan serius, terjadi pendarahan dan gegar otak, koma 2 hari dan Amnesia selama 2 minggu, 18 hari dirawat di Rumah Sakit. Setelah pulang dari Rumah sakit mulai terapi Refleksi dan minum Propolis 15 Tetes 2 Kali/hari, tindak balas badan terasa drop dan sering keluar keringat (2 botol pertama), setelah menghabiskan 4 botol selama 3 bulan, kesehatannya kembali pulih.

Melia Propolis
Untuk Propolis atasi Darah Tinggi, Maag, dan Wasir pada keluarga saya
Nama : Rani

Ayah saya mengidap penyakit darah tinggi, dan suatu saat ketika mulai merasa tidak enak badan, beliau memeriksakan kesehatannya ke mantri di dekat rumah saya, saya diperiksa seperti biasa dan dianjurkan banyak istirahat. Tapi ketika mau pulang, perawat tersebut mengajak berbincang-bincang dulu, kemudian dia menceritakan bahwa ada produk bagus yaitu propolis, saya mencoba membeli 1 botol untuk saya konsumsi, sesampainya dirumah saya coba beberapa tetes, dan benar-benar luar biasa, kondisi badan saya terasa lebih segar dibanding hari-hari sebelumnya.

Lain ceritanya dengan saya (rani) sendiri, saya suka makanan yang pedas-pedas, tapi karena saya punya penyakit maag, dokter menganjurkan agar tidak makan yang pedas-pedas, setelah saya mencoba mengkonsumsi propolis saat ini saya sudah berani memakan makanan yang pedas-pedas, karena ternyata maag saya berangsur-angsur sembuh berkat propolis.

Ibu saya juga merasakan kedahsyatan propolis, ibu mengidap penyakit wasir, kalau makan makanan yang pedas wasirnya kambuh, tapi semenjak meminum propolis, ibu memberanikan diri mencoba makanan yang pedas-pedas dan ternayata wasirnya tidak kambuh. Ketika propolis 1 botol habis, kemudian kami membeli kembali 1 paket propolis, karena kami yakin bahwa produk propolis sangat bagus.

Melia Propolis
Untuk Ajaib, tangan dan kaki terkena minyak goreng tidak melepuh
Nama: Sumarti

Saya ibu rumah tangga yang hobi memasak, suatu saat ketika saya sedang memasak tanpa sengaja minyak goreng mengenai tangan saya dan kaki saya. Saat itu saya ingat kata-kata anak saya bahwa propolis bagus juga untuk luka luar. Maka segera saya ambil persediaan yang tinggal 1 botol dan saya olehkan keseluruh bagian tubuh yang terkena minyak goreng. Saya sangat heran, karena saya orang awam, biasanya kalau terkena api atau terkena minyak goreng tangan saya melepuh, namun ketika saya olehkan propolis tangan yang terkena minyak tersebut tidak melepuh. Ini benar-benar dahsyat selain berguna untuk luka dalam tubuh, proplis juga baik untuk penyembuhan luka luar. Dan mulai saat ini saya dan sekeluarga selalu mengkonsumsi propolis.

Melia Propolis
Untuk Kelenjar Thyroid dan permasalahan lambung
Ibu Gina Nurhasanah

"Sudah dua tahun saya mendapati kelenjar thyroid saya bermasalah", demikian bu Gina mengawali kisahnya, "selain itu mata saya juga sering tegang", lanjut beliau. "Kemudian saya ditawari minum propolis tiga kali sehari antara 3-10 tetes, hasilnya sungguh luar biasa", imbuh beliau dengan penuh semangat. itulah pengalaman ibu Gina Nurhasanah.

Lain lagi dengan yang disampaikan bapak Entang, sudah empat bulan beliau berbaring di tempat tidur, dan selama itu beliau telah berusaha secara maksimal untuk mengupayakan kesembuhannya. "Menurut dokter saya terkena gangguan lambung dan saya sudah pasrah, kemudian ada yang menawari saya propolis dan saya minum 5-7 tetes 3 kali sehari. hal tersebut saya lakukan selama satu minggu, hasilnya alhamdulillah saya merasa sembuh total" demikian cerita lengkap pak Entang dengan penuh kebahagiaan sambil menunjukkan dirinya sudah bisa berjalan dan beraktivitas seperti biasa lagi.

Melia Propolis
Untuk stamina ibu hamil selalu terjaga, dan bebas dari komplikasi penyakit
Sabarudin (Maluku Utara)

Alhamdulillah kondisi fisik dan stamina saya menjadi lebih baik, istrinya saya yang sedang hamil kesehatannya juga terbantu dengan mengkonsumsi propolis. Konsumen saya (usia 50 tahun) sudah lama menderita : asam urat, kolesterol, susah BAB dan BAK alhamdulillah keluhan tersebut berkurang setelah mengkonsumsi 2 botol propolis.

Konsumen saya yang menderita batu ginjal alhamdulilllah batu ginjalnya keluar setelah mengkonsumsi 2 botol propolis.

Juga konsumen saya yang terkena liver akut kesehatannya membaik dengan propolis. Alhamdulillah, memang propolis layak dijadikan Sahabat Keluarga. Cobalah dan buktikan manfaatnya.

Melia Propolis
Untuk mata minus dan silindris
Anna M (35 Tahun) Karyawati, Bogor

Mata saya minus dan silindris sejak 20 tahun yang lalu. Setelah 3 bulan saya rutin minum Propolis 5 tetes 3 kali sehari dan ditetes kemata 3 kali sehari , alhamdulillah luar biasa mata saya normal kembali dan tidak pakai kaca mata lagi.

Suami saya sering batuk dan alhamdulillah terjadi banyak perubahan dan stamina pun lebih baik setelah rutin minum propolis

Wednesday, April 22, 2009

Kanker Payudara Pada Lelaki

Sumber: http://www.conectique.com/tips_solution/health/disease/article.php?article_id=4927

Kanker payudara tidak hanya menyerang perempuan, Anda pasti sudah mengetahuinya. Sayangnya, lelaki kurang mengenali gejala klinis penyakit ini, sehingga kanker yang diidap telanjur menyebar atau memasuki stadium lanjut.

Gejala klinis kanker payudara pada lelaki menyerupai gejala yang dialami perempuan dan berasal dari kelenjar susu. Bedanya, lelaki jarang terkena penyakit ini sebelum berumur 50 tahun. Umumnya hal ini banyak dialami lelaki pada usia lanjut. Oleh karena itu, setelah berusia 50 tahun, lelaki disarankan mewaspadai benjolan padat dan keras di belakang puting susunya.

Gejala

Benjolan, Gejala ini sama seperti kanker payudara yang dialami perempua, mulanya cuma benjolan. Tetapi karena jaringan payudara lelaki lebih sedikit dibandingkan perempuan, kemunculan benjolan di payudara yang masih sangat kecil pun mestinya sudah teraba. Umumnya benjolah hanya dialami di satu payudara, dan bila diraba terasa keras, menggerenjil.

Perubahan pada puting, Bila stadium kanker sudah lanjut, ada perubahan pada puting dan daerah hitam di sekitar puting. Kulit putingnya bertambah merah, mengerut, tertarik ke dalam, atau bisa jadi puting mengeluarkan cairan.

Pemicu dan Penyebab


Genetis, Seorang lelaki berisiko mengidap penyakit ini jika ada kerabatnya, baik lelaki atau perempuan, yang pernah terkena kanker payudara. Ayah dengan mutasi gen kanker payudara juga bisa mewariskan kanker tersebut kepada anak perempuannya.

Gaya hidup buruk, Kebiasaan merokok dan minum alkohol juga meningkatkan risiko kanker.

Penyakit hati, Metabolisme hati (perlemakan hati) menyebabkan metabolisme hormonal terganggu dan memicu pembesaran kelenjar susu di payudara yang ganas. Pembesaran kelenjar susu pada pria bisa disebabkan komplikasi penyakit lever, ada kelainan hormon atau kromosom.

Kelebihan hormon seks, perempuanPria yang mengidap kelebihan estrogen untuk waktu lama bukan mustahil mendadak bisa punya payudara. Semakin tinggi kadar estrogen dalam darah, semakin besar ukuran payudaranya. Contohnya terapi estrogen pada lelaki yang operasi ganti kelamin, misalnya.

Pendeteksian

Melakukan SADARI, Anjuran untuk mendeteksi dini kanker payudara dengan melakukan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) tidak hanya berlaku untuk perempuan tapi juga untuk laki-laki. Laki-laki harus merasa lebih beruntung karena mereka akan lebih mudah mendeteksi benjolan di sekitar payudara.

Mamografi (rontgen khusus untuk payudara), Pada mammografi digunakan sinar x dosis rendah untuk menemukan daerah yang abnormal pada payudara.

Ultrasonografi / USG (memotret alat tubuh bagian dalam), USG digunakan untuk membedakan kista (kantung berisi cairan) dengan benjolan padat.

Pengobatan

Biasanya pengobatan dimulai setelah dilakukan pemeriksaan secaramenyeluruh terhadap kondisi penderita yaitu sekitar 1 minggu setelah biopsi. Pengobatannya terdiri dari pembedahan, terapi penyinaran yang digunakan untuk membunuh sel-sel kanker di tempat pengangkatan tumor dan daerah sekitarnya termasuk kelenjar getah bening.

Kemoterapi (kombinasi obat-obatan untuk membunuh sel-sel yang berkembang biak dengan cepat atau menekan perkembangbiakannya) dan obat-obat penghambat hormon (obat yang mempengaruhi kerja hormon yang menyokong pertumbuhan sel kanker) digunakan untuk menekan pertumbuhan sel kanker di seluruh tubuh.

Hasil pengobatan tergantung pada stadium atau tingkatan kanker pada waktu pengobatan dilakukan.

Tuesday, April 21, 2009

12 Cara Alami Cegah Flu

Sumber: http://mediaindonesia.com/mediahidupsehat/?ar_id=OTEx

Penulis : Ikarowina Tarigan

Foto : graphics.boston.com/images

SAMPAI saat ini belum ditemukan pengobatan yang efektif untuk atasi flu, jadi pencegahan merupakan tindakan yang paling tepat. Aktif dalam memerangi flu akan membuat hidup Anda lebih sehat.

Cara yang paling efektif dalam mencegah flu adalah menggunakan pengobatan yang tepat. Cara ini mungkin tidak alami tetapi bekerja lebih baik dibandingkan dengan cara lainnya. Tetapi, masih ada strategi lain yang bisa Anda coba.

Berikut beberapa saran dari Charles B. Inlander, Presiden The People's Medical Society, yang bisa Anda coba:

1. Cuci Tangan

Sebagian besar virus flu disebarkan memalui kontak langsung. seseorang yang menderita flu bersin ke tangannya, kemudian menyentuh telepon, keyboard, gelas di dapur. Kuman mampu bertahan hidup selama beberapa jam, bahkan dalam beberapa kasus bertahan sampai mingguan, kemudian benda tersebut akan disentuh oleh orang lain.

Oleh karena itu, sering-seringlah cuci tangan. Jika tidak tersedia tempat cuci tangan, gosokkan kedua tangan Anda dengan kuat selama beberapa menit. Ini akan membantu menghancurkan sebagian kuman-kuman penyebab flu. Atau bersihkan tangan Anda dengan pembersih yang mengandung alkohol.

2. Jangan tutupi bersin atau batuk Anda dengan tangan

Karena kuman dan virus bisa menempel ke tangan yang tanpa pelindung, maka menutup bersin atau batuk dengan tangan akan mempermudah penyebaran kuman kepada orang lain. Kalau ingin bersin atau batuk, gunakanlah tisu, kemudian buanglah ke tempat sampah yang tertutup. Jika tidak ada tisu, palingkan kepala Anda dari orang yang ada di sekitar Anda kemudian batuklah ke udara.

3. Jangan menyentuh wajah

Virus flu masuk ke dalam tubuh melalui mata, hidung, atau mulut. Menyentuh wajah merupakan cara penularan utama pada anak-anak penderita flu, dan merupakan cara utama menularkan flu kepada orangtua mereka. 4. Perbanyak minum air Air akan mempercepat sistem dalam tubuh Anda, membersihkan semua racun-racun yang ada dalam tubuh. Orang dewasa yang sehat memerlukan 8 gelas cairan per hari. Bagaimana caranya menetukan apakah Anda mendapatkan cairan yang cukup atau tidak? Jika warna air seni Anda hampir jernih, berarti Anda cukup cairan. Jika berwarna kuning pekat, berarti Anda memerlukan lebih banyak cairan.

5. Sauna

Para peneliti belum tahu pasti mengenai peranan sauna dalam tindakan pencegahan flu, tetapi sebuah studi di Jerman tahun 1989 menemukan bahwa mereka yang melakukan sauna dua kali seminggu mengalami penurunan frekuensi mengalami flu hingga setengahnya dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukan sauna. Teorinya: saat melakukan sauna Anda menghirup udara yang lebih panas, suhu yang terlalu panas bagi virus flu sehingga tidak memungkinkan virus untuk bertahan hidup.

6. Udara segar

Udara segar sangat penting khususnya saat musim hujan yang mengharuskan Anda tinggal lebih lama di dalam ruangan, yang berarti akan ada semakin banyak kuman yang bersirkulasi dalam ruangan yang padat dan kering.

7. Melakukan aerobik secara teratur

Latihan aerobik mempercepat jantung memompa darah dalam jumlah yang lebih besar, sehingga akan membuat Anda bernapas lebih cepat dan membantu mentransfer oksigen dari paru-paru ke darah, membuat Anda berkeringat saat badan bertambah panas. Latihan ini membantu meningkatkan kemampuan alami tubuh membunuh sel-sel virus. 8. Konsumsilah makanan yang mengandung Phytochemical "Phyto" artinya tanaman, dan zat kimia alami pada tumbuhan sangat baik untuk kesehatan. Jadi, jauhkan pil vitamin, dan makanlah sayuran hijau, merah serta kuning dan jangan lupa buah-buahan.

9. Konsumsi yogurt

Beberapa studi menunjukkan bahwa mengkonsumsi secangkir yogurt rendah lemak sehari bisa mengurangi kemungkinan terserang flu hingga 25%. Menurut para peneliti, bakteri baik dalam yogurt bisa menstimulus produksi substansi sistem kekebalan tubuh yang berfungsi melawan penyakit.

10. Hindari rokok

Data statistik menunjukkan, perokok berat lebih sering menderita flu dan flu yang diderita lebih berat. Bahkan menjadi perokok pasif bisa menyerang sistem kekebalan tubuh. Merokok akan mengeringkan saluran napas dan melumpuhkan cilia, rambut halus yang membatasi membran mucus di hidung dan paru-paru. Selain itu, gerakan rambut halus yang bergelombang akan mengeluarkan virus flu dari saluran napas. Para ahli meyakini, satu batang rokok bisa melumpuhkan cilia selama 30-40 menit.

11. Kurangi konsumsi alkohol

Konsumsi alkohol yang berlebihan akan menekan sistem kekebalan tubuh dengan berbagai cara. Peminum berat cenderung terinfeksi serta mengalami komplikasi. Alkohol juga mengeringkan tubuh karena alkohol bersifat menarik cairan dari tubuh.

12. Rileks

Anda bisa membuat diri Anda rileks dan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh. Bukti menunjukkan, saat Anda rileks, interleukin, pemimpin dalam respon sistem kekebalan untuk melawan virus flu, meningkat dalam aliran darah.

Latihlah diri Anda untuk menggambarkan image yang menyenangkan atau menenangkan. Lakukan selama 30 menit per hari selama bebrapa bulan. Ingatlah, kemampuan relaksasi bisa dipelajari. Orang-orang yang mencoba rileks, tetapi tetap merasa bosan, tidak akan mengalami perubahan dalam zat-zat kimia darah. (*/webMD.com)

Demam Berdarah Dengue (DBD)

Sumber: http://terapifajar.com/

Pada Tgl. 18 Februari 09 sore , aku dilarikan ke RS.Tarakan-Jakarta oleh Opung ku krn hasil Lab menyatakan Demam Berdarah Dengue.

Keesokan hari jam 9 pagi aku minta Propolis ke Mama dan diberikan 2 tetes dicampur ¼ gelas air minum. Mama berikan sebanyak 7 kali dalam 1 hari, ada perasaan tidak nyaman ( mules, sakit kepala , dll ) kata Mama rasa itu sementara saja karena virus DBDnya sedang dibuang oleh Propolis dan aku jadi sering buang air kecil (detoksifikasi-red).

Sambil kami berdoa minta kesembuhan kepada Tuhan YME agar cepat pulang dari RS.

Dan jawabanNya Esok harinya tanggal 20 Februari 09, aku diperbolehkan pulang oleh Dokter karena katanya Trombositku sudah mencapai angka Normal . Puji Tuhan....

DALAM SEHARI saja Aku minum Propolis sebanyak 2 tetes dicampur ¼ gelas air minum sebanyak 7 kali, AKU SUDAH SEMBUH DARI DBD (Demam Berdarah Dengue)

Sedangkan pasien DBD yang lain ada yang 3-4 hari belum boleh pulang, karena kadar Trombositnya belum normal kembali.

Mama memang selalu mempertimbangkan dan mengkombinasikan antara Pengobatan Medik dan Herbal. Terbukti… Propolis cepat menyembuhkan sakitku, Oya sebelumnya Abangku Norman juga Demam selama 2 hari tapi Abangku langsung diberikan Propolis dan Cepat Sembuh. Trimakasih Propolis Melia, dan memang Propolis THE BEST.

Kini Kami setiap hari minum Propolis 2 tetes, kata Mama untuk Security Kesehatan kami.

Abel Pasaribu - umur 9 tahun - Jelambar, Grogol, Jakarta Barat.

Friday, April 17, 2009

Stroke Mengintai Usia Muda

Sumber: http://www.conectique.com/tips_solution/health/disease/article.php?article_id=7124

Apa yang terjadi bila Anda tiba-tiba terserang stroke? Taukah Anda kalau stroke kini tidak lagi didominasi oleh manula? Penyakit mematikan ini, kini dapat menyerang siapapun tanpa pandang usia. Kalangan muda yang tengah berada di puncak produktivitas pun bisa menjadi sasaran empuk serangan stroke. Apalagi perempuan masa kini yang memiliki multi tasking dan gaya hidup yang tidak sehat. Mengapa ini bisa terjadi? Dapatkan risiko serangan stroke dicegah?

Anda dapat mengurangi peluang terkena stroke dengan mengenali gejalanya dan mengubah kebiasaan-kebiasaan hidup tertentu.


Kenali Stroke

Stroke adalah suatu serangan otak. Serangan ini terjadi bila pasokan darah mengalami perubahan dan jaringan otak kekurangan darah. Jika dalam waktu 4 menit sel-sel otak kekurangan zat gizi penting, maka sel-sel tersebut akan mati.

Ada dua jenis stroke yang utama :

1. Iskemik

Yaitu menumpuknya timbunan lemak yang mengandung kolesterol atau plak dalam pembuluh darah. Pertumbuhan plak ini akan membuat dinding dalam arteri menjadi kasar dan menghalangi aliran darah. Darah yang kental akan tertahan dan menggumpal sehingga pasokan oksigen ke otak menjadi lambat.

Biasanya gejala singkat yang timbul karena terganggunya pasokan darah itu disebut Transient Ischemic Attack (TIA) atau gangguan peredaran darah sesaat di otak. Sewaktu serangan terjadi, tubuh akan melepaskan enzim yang akan melarutkan gumpalan tersebut dengan cepat dan memperbaiki aliran darah.

2. Hemoragik / perdarahan

Jenis stroke ini terjadi bila salah satu pembuluh darah di otak bocor atau pecah. Darah yang keluar dari pembuluh yang bocor akan mengenai sel-sel otak dan jaringan otak sehingga menimbulkan kerusakan. Meskipun serangan ini jarang terjadi dibandingkan dengan stroke iskemik, tetapi stroke ini lebih sering mematikan. Biasanya sekitar 50 persen penderitanya meninggal dunia. Pada umumnya stroke ini disebabkan oleh tekanan darah tinggi (hipertensi), namun bisa juga disebabkan oleh pembengkakan pembuluh darah/aneurisma, yang terbentuk akibat faktor usia dan keturunan. Stroke yang menyerang orang muda biasanya tipe hemoragik.


Kenali Tanda-Tandanya

Bila Anda mendapati satu atau lebih tanda-tanda berikut ini, segera periksakan diri Anda ke dokter. Bisa jadi tanda-tanda ini mengisyaratkan kemungkinan terkena stroke.

  1. Rasa lemah dan mati rasa mendadak pada wajah, lengan dan kaki pada salah satu tubuh
  2. Kehilangan penglihatan pada salah satu mata atau penglihatan menjadi gelap dan kabur
  3. Mengalami kesulitan berbicara dan memahami pembicaraan
  4. Sakit kepala yang hebat secara mendadak tanpa diketahui penyebab yang jelas dan bahkan menyebabkan terjatuh.

Dapatkah stroke dicegah?

Ada beberapa faktor kecenderungan risiko stroke tidak dapat dicegah atau dikendalikan. Namun dengan menyadari bahwa Anda memiliki risiko terkena stroke, dapat mendorong Anda mengubah gaya hidup guna mengurangi risiko tersebut.

Faktor risiko stroke yang tidak dapat dicegah

Riwayat keluarga : risiko Anda semakin besar bila salah satu anggota keluarga Anda pernah mengalami stroke
  • Usia : umumnya risiko stroke meningkat dengan bertambahnya usia
  • Seks : setelah usia 55 tahun ketika kadar estrogen menurun karena menopause, maka perempuan rentan terkena stroke
  • Ras : orang kulit hitam cenderung lebih berisiko terkena serangan stroke dibanding dengan orang dari ras lainnya. Ini disebabkan karena orang kulit hitam lebih berisiko terkena hipertensi dan kencing manis.
  • Faktor risiko yang dapat dikendalikan

    • Hipertensi : sekitar 40 persen stroke disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Bila penderita secara teratur mengkonsumsi obat antihipertensi maka risiko stroke akan berkurang, apalagi jika diikuti dengan pola hidup yang sehat dan jauhi stres.
    • Penyakit jantung : penderita sakit jantung lebih berisiko terkena stroke
    • Diabetes: Risiko stroke pada penderita diabetes dua kali lebih besar.
    • Kolesterol : Kadar kolesterol LDL (Low Density Lipprotein) dalam darah meningkatkan risiko pengerasan pembuluh nadi. Sebaliknya kadar kolesterol HDL (High Density Lipprotein) yang tinggi bersifat melindungi dan dapat mencegah terbentuknya plak di dalam pembuluh darah.

    Bila Anda memiliki gaya hidup tidak sehat seperti gemar menyantap makanan berlemak dalam jumlah berlebihan, merokok, kurang berolahraga dan dekat dengan lingkungan penyebab stres, otomatis Anda lebih berisiko terserang stroke.

    Thursday, April 16, 2009

    Memahami Efek Samping Obat

    Sumber: http://www.apoteker.info/Topik%20Khusus/memahami_efek_samping_obat.htm

    Efek samping obat adalah suatu reaksi yang tidak diharapkan dan berbahaya yang diakibatkan oleh suatu pengobatan. Efek samping obat, seperti halnya efek obat yang diharapkan, merupakan suatu kinerja dari dosis atau kadar obat pada organ sasaran.

    Interaksi obat juga merupakan salah satu penyebab efek samping. Hal ini terjadi ketika tenaga kesehatan (dokter, apoteker, perawat) lalai dalam memeriksa obat yang dikonsumsi oleh pasien, sehingga terjadi efek-efek tertentu yang tidak diharapkan di dalam tubuh pasien. Bertambah parahnya penyakit pasien yang dapat berujung kematian merupakan kondisi yang banyak terjadi di seluruh dunia akibat interaksi obat ini.

    Interaksi ini dapat terjadi antar obat atau antara obat dengan makanan/minuman. Bahkan tanaman yang digunakan dalam pengobatan alternatif yang disangka aman oleh sebagian besar masyarakat juga dapat berinteraksi dengan obat lainnya. Contohnya adalah tanaman St. John's wort (Hypericum perforatum), yang digunakan untuk pengobatan depresi sedang. Tanaman ini menyebabkan peningkatan enzim sitokrom P450 yang berperan dalam metabolisme dan eliminasi banyak obat-obatan di tubuh, sehingga pasien yang mengkonsumsi St John's wort akan mengalami pengurangan kadar obat lain dalam darah yang digunakan bersamaan.

    Berikut ini adalah contoh dari efek samping obat yang biasanya terjadi:

    1. Aborsi atau keguguran, akibat Misoprostol, obat yang digunakan untuk pencegahan (gastric ulcer) borok lambung yang disebabkan oleh obat anti inflamasi non steroid.
    2. Ketagihan, akibat obat-obatan penenang dan analgesik seperti diazepam serta morfin.
    3. Kerusakan janin, akibat Thalidomide dan Accutane.
    4. Pendarahan usus, akibat Aspirin.
    5. Penyakit kardiovaskular, akibat obat penghambat COX-2.
    6. Tuli dan gagal ginjal, akibat antibiotik Gentamisin.
    7. Kematian, akibat Propofol.
    8. Depresi dan luka pada hati, akibat Interferon.
    9. Diabetes, yang disebabkan oleh obat-obatan psikiatrik neuroleptik.
    10. Diare, akibat penggunaan Orlistat.
    11. Disfungsi ereksi, akibat antidepresan.
    12. Demam, akibat vaksinasi.
    13. Glaukoma, akibat tetes mata kortikosteroid.
    14. Rambut rontok dan anemia, karena kemoterapi melawan kanker atau leukemia.
    15. Hipertensi, akibat penggunaan Efedrin. Hal ini membuat FDA mencabut status ekstrak tanaman efedra (sumber efedrin) sebagai suplemen makanan.
    16. Kerusakan hati akibat Parasetamol.
    17. Mengantuk dan meningkatnya nafsu makan akibat penggunaan antihistamin.
    18. troke atau serangan jantung akibat penggunaan Sildenafil (Viagra).
    19. Bunuh diri akibat penggunaan Fluoxetine, suatu antidepresan.

    Wednesday, April 15, 2009

    Herbal Therapies Used by People Living With HIV: Propolis

    Source: http://www.thebody.com/content/art47531.html

    Part of A Practical Guide to Herbal Therapies for People Living With HIV
    2004

    Propolis is a sticky substance that bees make from the sap (or resin) found around the buds of trees and other plants. This sap has natural antibiotic properties and protects the plant from infection. Because bees collect propolis from a variety of plants, it contains many different disease-resistant compounds. In fact, it's spread on the inside of hives to prevent disease. Propolis can also be spread on the skin of people to prevent infections around cuts or to treat minor skin infections, including those seen in HIV. Some people spread the substance on skin affected by shingles or herpes cold sores. Test-tube studies suggest that propolis is effective against the herpes virus. People with HIV may also chew raw propolis (or use the tincture as a mouth wash) to prevent or treat mild thrush. Raw ground propolis is available from health food stores and beekeepers. Propolis may be dissolved in a tincture or added to skin creams.

    Monday, April 13, 2009

    Propolis VS HIV, Propolis Win

    Secrets of the hive
    Propolis might have life-saving properties

    By Sara Specht
    From eNews, March 20, 2008


    Marla Spivak harvests propolis from her hives on the U's Twin Cities campus, as well as from contacts around the world. And it all began with a sore throat.

    Unexplained disappearances, a baffling plague, and an irreplaceable society crumbling: these are not the trappings of a musty history textbook or war coverage from across an ocean. They are essential pieces of a modern-day mystery that spans the globe.

    This is the story of honeybees, their struggle to survive and the secret they may have to saving themselves. It's the tale of three CFANS investigators and their team, who hope to learn the bees' secret and use it to save humans, as well.

    About seven years ago, a researcher from the Ukraine working at the University of Minnesota Medical School on lab trials to combat HIV came down with a cold. She, like countless people around the world, had always relied on a traditional treatment for such woes, a substance found in any honeybee hive: propolis.

    Propolis, sometimes known as bee glue, is a thick, sticky resin that bees collect from tree buds and use to cement holes in the hive and defend it against invading parasites and diseases. Traditional healers from South America, China, Japan, and Eastern Europe have valued propolis as a remedy for such ailments as gum problems and dental health, skin issues and oral sores, as well as viruses and the common cold.

    The researcher tracked down propolis at the Minneapolis farmers' market and made herself a tincture to soothe her viral woes. Then she brought her cure to work with her and ran a test: propolis versus HIV. Propolis won.

    Propolis demonstrated antiviral activity against HIV, prompting a study on propolis that paired the Medical School with a team of researchers from CFANS. Results were promising, but propolis is an incredibly complex substance, and the mystery of precisely which elements are active remained. The study's implications were intriguing, however.

    Where the bees are

    "I started thinking, 'Wait, if propolis is so good for humans, it's got to also be good for bees,'" explains bee expert Marla Spivak, co-principal investigator in a new two-year project to identify the active compounds in honeybee propolis.

    For the past several decades, bees have been stricken by parasites and viruses introduced by humans and global movement, to the point that wild or feral honeybees have become virtually extinct, says Spivak, a professor in the Department of Entomology. In the past year, entire colonies have mysteriously disappeared in an epidemic bee experts have named Colony Collapse Disorder (CCD), which has decimated some beekeepers' bee populations.

    Spivak speculates that CCD could be the cumulative effect of diseases and parasites that affect only honeybees, new systemic insecticides, crop specialization, and destruction of native plant corridors, among other things. Whatever the cause, CCD threatens the pollinators of one-third of all U.S. food crops.

    Spivak reasoned that a study could address both honeybee and human health. Testing chemical compounds against bee diseases can be done much faster than studies with human subjects, and results could quickly be applied to combat bee diseases or to test compounds against HIV and other human viruses. She enlisted two colleagues from the University's original propolis study-- Jerry Cohen and Gary Gardner, both from the Department of Horticultural Science--to join her on the project, which is funded by a grant from CFANS.

    "I went to Jerry and said, 'What would be really cool would be to analyze the components of propolis and to use the bee as a screen to quickly test which are active against bee diseases and bee viruses'," Spivak explains. "So I came up with the idea to use the bees as a screen, and they came up with the methods."

    "One of the limitations of the original project we worked with was that we had no rapid assay for biological activity," Cohen says. "It involved harvesting cells from patients, so it wasn't trivial. What makes the bee part of this project very important is the quick screening system for bacteria that cause the death of bees."

    Propolis fresh from the hive.

    Using propolis supplied by Spivak's contacts from countries around the world, as well as from her own hives on the Twin Cities campus in St. Paul, the study will identify any variations that arise from different plant sources in propolis from different locations, as well as any role the bees may have in altering its chemistry. The three professors collaborate with Lana Barkawi, a postdoctoral biochemist in Cohen's lab, and toxicology graduate student researcher Mike Wilson to create their new screening process.

    The ultimate goal of the rapid assay will be to identify any new compounds that show anti-microbial activity toward bacteria and viruses that infect insects. Then the researchers will submit those compounds to an external service to test their activity against enzymes unique to the HIV virus.

    "The danger with something like propolis, because it's been looked at for literally millennia, is that you can move down the line and discover something that's already known," says Gardner. "Our focus is on two key terms: active and novel."

    "We might find something novel that's never been evaluated on HIV, we might not," Gardner says. "But we have this background in propolis and HIV expression, so it's not like we're saying we can cure AIDS because propolis is good."

    A long-term hope, says Spivak, "is that after testing propolis components on bee diseases and viruses, we can find components that would be really helpful to treat human viruses, and particularly an inexpensive treatment for HIV for developing nations."

    "I really hope that bees change propolis when they collect it, because that leaves bees in the picture," she says. "I want them to be indispensable, so that people maintain the bees, which are so important."

    Edited from Solutions, a publication by the College of Agricultural, Food and Natural Resource Sciences.

    Sunday, April 12, 2009

    Gejala Autisme Hilang Sesudah Memakai Produk Lebah

    Sumber: http://healindonesia.wordpress.com/2008/12/26/gejala-autisme-hilang-sesudah-memakai-produk-lebah/

    Ada khabar gembira bagi orang tua yang anaknya menderita autisme! Perawatan dengan terapi lebah (apitherapy) secara rutin selama kurang lebih 6 bulan, bisa memberikan perkembangan menakjubkan mengatasi autisme.


    Kesaksian Rayhan G. Rifqie (Aldo), 5,5 tahun, Yogyakarta

    Putera saya, Aldo, lahir di Pontianak pada tahun 2000 melalui operasi caesar. Pada umur 5 bulan, mulai terlihat keanehan pada Aldo. Pandangannya tidak dapat fokus, dan pada waktu mulai berjalan sering membenturkan kepalanya ke dinding, belum dapat berbicara, hiperaktif, dipanggil sering acuh, sering berbicara sendiri yang tidak jelas artinya. Sepertinya ia mempunyai dunianya sendiri.

    Pada usia 1.5 tahun, Aldo melakukan test BERA (Brain Evoked Response Audiretry) yaitu test untuk mendeteksi apakah pendengaran anak-anak berfungsi dengan baik di laboratorium RSU. Dr. Sardjito, dan dinyatakan tidak ada gangguan. Sedangkan hasil test EEC menunjukkan adanya gangguan pada syaraf otaknya. Kemudian melakukan tes psikologis tumbuh kembang anak dan dari hasilnya diketahui adanya kecenderungan mengarah ke autisme. Kemudian, dari hasil tes virus, juga diketahui bahwa terdapat virus Rubella +126 pada syaraf di tubuhnya. Selain itu, Aldo juga pernah diimunisasi MMR (Measles, Mumps, Rubella) untuk mencegah campak, gondongan, dan campak Jerman.

    Setelah itu, selama 1 minggu, Aldo mengalami panas tinggi, dan ciri-ciri autisnya semakin jelas terlihat, seperti memukul-mukulkan tangan tanpa sebab yang jelas, jalan berjinjit, suka berteriak-teriak, sulit makan, sulit BAB, emosinya tinggi. Pada usia 2 tahun, Aldo mulai bersekolah di TK autis Dian Amanah, dan mulai menggunakan produk-produk X, seperti Honeybee PollenS dan Clover Honey.

    Setelah mengkonsumsinya selama 3 hari, konsentrasi belajarnya semakin meningkat dan nafsu makannya semakin membaik. Dan selama kurang lebih 6 bulan mengkonsumsi, banyak perkembangan yang semakin membaik, seperti konsentrasi belajar dan nafsu makan yang membaik, BAB lancar, tingkat hiperaktifnya berkurang, tidak lagi rentan terhadap penyakit radang tenggorokan dan flu, seperti sebelumnya. Enam bulan kemudian, saya menambahkan Propolis untuk dikonsumsi Aldo. Virus dalam tubuhnya pun mulai hilang, bicaranya semakin jelas dan terarah, walaupun masih meniru (Echolalia), ciri-ciri autismenya pun semakin menghilang.

    Resep Alami Tanpa Efek Samping untuk Autisme

    Seperti Anda lihat pada kesaksian di atas, autisme bisa diatasi dengan pemberian produk terapi lebah, seperti bee pollen, propolis, dan madu murni (Clover Honey). Tidak semua produk madu bisa memiliki efek terapeutik seperti ini karena tergantung dari faktor sumber lebah yang dipakai, proses pabrikasi, dan sebagainya.

    Semua produk lebah tadi adalah 100% alami, tidak pahit, dan sangat sederhana pemakaiannya. Tidak perlu dikupas, dipotong-potong, diparut, diperas, direbus, dan lain-lain. Produk-produk ini sudah diproduksi dalam bentuk tablet dan cair yang siap pakai.

    Jika Anda tertarik mendapatkan resep alami seperti kesaksian Aldo di atas untuk mengatasi autisme, silahkan klik di sini.

    Friday, April 10, 2009

    Susan Boyle: Famous In An Instant

    Suddenly Susan: Singer's Town Is Agog
    Source: http://www.washingtonpost.com/wp-dyn/content/discussion/2009/04/20/DI2009042001119.html

    Mary Jordan
    Washington Post Foreign Correspondent
    Monday, April 20, 2009; 2:00 PM

    Susan Boyle, 47, unemployed contestant on Britain's Got Talent performs on the show. (Courtesy of TALKBACK THAMES/SYCO TV )






    Before fame came to town, before all the satellite trucks and fans that come with overnight stardom, Susan Boyle could walk her world in five minutes.

    This Story
    Suddenly Susan: Singer's Town Is Agog
    How a Villager Became the Queen of All Media

    getDiscussionKicker(1240250400000);
    Q&A, 1 a.m.: Susan Boyle: Famous In An Instant


    And she did, daily. She's never had a driver's license, never really needed one in this little cuddle of a Scottish village where she has lived in the same rented house since she was born.

    All it took was an appearance on "Britain's Got Talent," and YouTube top pick up the video, which instantly went viral, for Boyle to become a worldwide sensation.

    Mary Jordan, Washington Post foreign correspondent, traveled to Blackburn, Scotland, the small village where Boyle lives, and was online Monday, April 20, at 2 p.m. ET to discuss how life has changed for Susan Boyle and the town she's from.

    Thursday, April 02, 2009

    Tumor Ganas di Leher

    Bp. Aja di Karawang

    Dengan 3 pak (21 botol) Propolis telah pulih.

    Minum Teh Sangat Panas Tingkatkan Risiko Kanker

    (ANTARA News) - Meminum teh panas pada temperatur 70 dejarat Celsius atau lebih kemungkinan besar meningkatkan risiko kanker tenggorokan, demikian pernyataan beberapa peneliti Iran pada Kamis (26/3).

    Penelitian itu, yang disiarkan di dalam British Medical Journal, dilakukan di Iran utara, tempat sejumlah besar teh panas dikonsumsi setiap hari.

    Kanker osophagus (kerongkongan) menewaskan lebih dari 500.000 orang di seluruh dunia setiap tahun dan "oesophageal squamous cell carcinoma" (OSCC) adalah jenis yang paling umum. Beberapa studi terdahulu telah mengaitkan alkohol dan tembakau dengan kanker tenggorokan, yang lebih umum menyerang pria dibandingkan wanita, dan kini meminum minuman panas juga diduga menyebabkan kanker semacam itu, kata penelitian tersebut, demikian laporan kantor berita resmi China, Xinhua.

    Provinsi Golestan di Iran utara memiliki angka OSCC paling tinggi di dunia, tapi konsumsi alkohol dan angka perokok rendah, dan kaum perempuan memiliki kemungkinan diagnosis yang sama dengan kaum pria.Namun minum teh tersebar luas di daerah tersebut, jadi para peneliti menetapkan untuk menyelidiki kemungkinan hubungan antara kebiasaan minum teh dan risiko oesophageal squamous cell carcinoma.

    Mereka meneliti kebiasaan minum teh sebanyak 300 orang yang diagnosis menderita OSCC dan satu kelompok pembanding sebanyak 571 pria dan wanita dari daerah yang sama. Hampir semua peserta minum teh hitam secara rutin, dan rata-rata mengkonsumsi lebih dari satu liter teh setiap hari. Dibandingkan dengan meminum teh hangat atau suam kuku pada temperatur 65 derajat Celsius atau kurang, meminum teh panas, antara 65 dan 68 derajat Celsius, berkaitan dengan dua kali resiko kanker tenggorokan, dan meminum teh yang sangat panas pada 70 derajat Celsius atau lebih berkaitan dengan peningkatan delapan kali lipat.

    Kondisinya sama, dibandingkan dengan meminum teh empat menit atau lebih setelah dituangkan, meminum teh kurang dari dua menit setelah dituangkan berkaitan dengan risiko lima kali lipat lebih tinggi. "Hasil kami memperlihatkan peningkatan kuat resiko OSCC yang berhubungan dengan meminum teh panas atau sangat panas," kata para peneliti itu. Mereka menyarankan orang mesti menunggu beberapa menit sebelum meminum satu satu gelas teh yang baru diseduh dengan air mendidih. Laporan itu juga memberi dukungan kepada pendapat bahwa cedera karena tersengat hawa panas mungkin menjadi penyebab kanker "epithelium", kendati cara panas meningkatkan perkembangan tumor belum diketahui.(* )

    Serangan Jantung dan Kebiasaan Minum Air Panas/Hangat

    Bukan saja anjuran meminum air panas selepas makan, tetapi berhubungan dengan SERANGAN JANTUNG!!!!.

    Secara logik...., mungkin ada kebenarannya. Orang China dan Jepang mengamalkan minum teh panas sewaktu makan dan bukannya air ES. Mungkin sudah tiba masanya kita meniru kebiasaan minum air panas/hangat sewaktu menikmati hidangan. Kita tidak akan kehilangan apa-apa, malah akan mendapat faedah dari kebiasaan ini.

    Kepada yang suka minum air ES, artikel ini sesuai untuk anda Baca. Memang enak dan segar minum air ES selepas makan, tetapi akan berakibat fatal. Walau bagaimanapun, Air ES akan membekukan makanan berminyak yang baru kita makan. Ia akan melambatkan proses pencernaan kita. Bila lemak-lemak ini terbentuk di dalam usus, ia akan menyempitkan banyak saluran dan lama kelamaan ia akan menyebabkan lemak berkumpul dan kita semakin gemuk dan menuju ke arah mendapat berbagai PENYAKIT.

    Jalan terbaik adalah untuk minum sup panas atau air panas/hangat selepas makan.

    Nota penting tentang SERANGAN JANTUNG!!!

    Anda perlu tahu bahwa tanda-tanda serangan jantung:
    1. akan mulai terasapada tangan sebelah kiri.
    2. Berhati-hati juga pada permulaan sakit sedikit-sedikit pada bagian atas dada anda. Anda mungkin tidak akan mengalami sakit dada pada serangan pertama serangan jantung.
    3. Keletihan dan berkeringat adalah tanda-tanda pada umumnya. Malah 60%pengidap SAKIT JANTUNG tidak bangun selepas tidur.

    Marilah kita berwaspada dan berhati-hati. Lebih banyak kita tahu, lebih cerah peluang kita untuk terus hidup.

    PAKAR SAKIT JANTUNG berkata, jika semua orang yang mendapat artikel ini & menghantar kepada 10 orang yang lain, beliau yakin akan dapat menyelamatkan satu nyawa.

    Baca ini.... ia juga mungkin dapat menyelamatkan nyawa anda!!!!.**Jadilah teman yang setia dan teruskan menghantar artikel ini kepadateman-teman yang anda sayangi..... !!!!

    Menghilangkan Batu Empedu secara Ilmiah

    Oleh Dr Lai Chiu-Nan

    Metoda Ini telah berhasil bagi banyak orang. Apabila kejadian anda demikian juga, ayolah beritahu pada orang lain. Dr Chiu-Nan sendiri tak memungut biaya untuk informasinya ini, karena itu sebaiknya kita buat ini gratis juga. Ganjarannya adalah bila ada orang yang karena informasi yang anda berikan menjadi sehat.

    Batu empedu tak banyak dirisaukan orang, tapi sebenarnya semua perlu tahu karena kita hampir pasti mengindapnya. Apalagi karena batu empedu bisa berakhir dengan penyakit kanker. "Kanker sendiri tidak pernah muncul sebagai penyakit pertama, Umumnya ada penyakit lain yang mendahuluinya" kata Dr Chiu-Nan.

    Dalam penelitian di Tiongkok saya menemukan bacaan bahwa orang-orang yang terkena kanker biasanya ada banyak batu dalam tubuhnya. Dalam kantung empedu hampir semua dari kita mengandung batu empedu. Perbedaannya hanya dalam ukuran dan jumlahnya saja. Gejala adanya batu empedu biasanya adalah perasaan penuh di perut ('enek/busung) sehabis makan. Rasanya kurang tuntas mencernakan makanan. Dalam kondisi parah ada tambahan rasa nyeri pada ginjal.

    Bila anda menduga ada batu pada empedu anda, cobalah cara yang dianjurkan oleh Dr Chiu Nan untuk menghilangkannya secara alamiah. Pengobatan ini juga dapat dipakai bila ada keluhan gangguan hati, karena hati dan kandung empedu saling berkaitan.

    Tata-cara pengobatannya adalah sebagai berikut:
    1. Selama lima hari berturut-turut minumlah empat (4) gelas sari buah apel segar setiap hari, atau makanlah empat atau lima buah apel segar, tergantung selera anda. Apel berkhasiat melembutkan batu empedu. Selama masa ini anda boleh makan seperti biasa.
    2. Pada hari ke-enam jangan makan malam. Jam 6 petang,telanlah satu sendok teh 'Epsom salt' (magnesium sulfat, garam Inggris??) dengan segelas air hangat. Jam 8 malam lakukan hal yang sama. Magnesium sulfatberkhasiat membuka pembuluh-pembuluh kandung empedu. Jam 10 malam campurkan setengah cangkir minyak zaitun (atau minyak wijen) dengan setengah cangkir jeruk lemon/sari jeruk segar. Aduklah secukupnya sebelum diminum. Minyaknya melumasi batu-batu untuk melancarkan keluarnya 'batu empedu'.

    Keesokan hari Anda akan menemukan batu-batu berwarna kehijauan dalam limbah air besar anda. 'Batu-batu ini biasanya mengambang' menurut Dr Chiu-Nan.' ...Cobalah hitung jumlahnya. Ada yang jumlahnya 40, 50 sampai100 batu...Banyak sekali. Tanpa gejala apapun Anda mungkin memiliki ratusan batu yang berhasil dikeluarkan melalui metoda ini, walaupun mungkin tidak semuanya keluar.

    Baik sekali apabila kita sekali-kali membersihkan kandung empedu kita:

    1. Jenis Apel sebenarnya sama, cuma saya seneng yang manis...Kemaren aku makan Apel RRC yang sering diskon kalau di supermarket harga diskon per 100 gram 800-1000 (biasaya 1600).
    2. Minum/makan apel selama 1 hari 4 (rata2) lima juga boleh.
    3. Sebelumnya aku minum Jus asli apel. Cuma butuh waktu untuk membuatnya.. ...Akhirnya selama 5 hari aku makan apel seger dari kulkas, kulitnya aku buang. Karena apel sekarang banyak yang dikasih lapisan lilin dan terkontaminasi sama pestisida... jadi aku buang kulitnya, lalu aku potong kecil..dan dimasukkan ke kulkas...jadi saat kita mau makan, apelnya masih seger dan dingin.
    4. Garam Inggris beli di apotik harga Rp2.500 (Tempat obat)
    5. Minyak Zaitun kalau kita ke Supermarket namanya Olive Oil, harga 25-30 ribu satu botol. Di Apotek juga ada, aku beli di sana karena dekat rumah.....Guna Jeruk agar kita tidak muntah saat minum Minyak Zaitun,

    Jadi aduk yang rata...karena sebelumnya adukanku tidak rata, sehingga eneg, lalu aduk lagi biar tercampur dengan rata karena minyak dan jeruk tidak bersatu atau Berat Jenisnya beda. Sudah ada 3 Dokter suruhaku Operasi, dengan treatment ini keluar batunya.

    Wednesday, April 01, 2009

    Infeksi Thyroid

    Sumber: http://syaraabun.wordpress.com/

    Ibu Azparita alias Ita (demikian beliau memperkenalkan diri), adalah salah satu member PT MNI yang menjadi membernya benar-benar secara kebetulan. Dalam kondisi sakit infeksi kelenjar Thyroid, beliau bertemu dengan calon sponsor/upline, Pak Manshur, di KRL. Berkenalan, lalu mencoba beli sepaket Propolis.

    Foto Ibu Ita ini diambil dari foto di KTP-nya, yang karena merasa malu dengan penampilannya karena sakit, beliau berdandan agar ‘lebih tertutup’ dan memakai kacamata pula untuk menyamarkan ‘kondisi bola mata’ yang seperti ‘mata ikan’. Menonjol keluar. Kondisi Ibu Ita yang kalau sedang kambuh tidak bisa bergerak sama sekali dan katanya sakit luar biasa, telah berlangsung selama 4 tahun. Dalam upaya penyembuhan, beliau akrab bergaul dengan obat-obatan medis, yang karena selalu berdosis tinggi, lama-lama ginjalnya pun mengalami pembengkakan. Maka semakin sempurnalah penderitaannya.

    Setelah bergabung lalu mengonsumsi Propolis beberapa bulan, maka penderitaan itu berangsur hilang. Gejala kambuhan thyroidnya sudah menghilang, meskipun jejak fisiknya belum hilang. Posisi bola mata yang cenderung menonjol masih terlihat, meskipun kata beliau sendiri sudah tidak kabur pandangannya.

    Dan berikut inilah kondisi Ibu Ita yang sudah merasa jauh lebih baik dari sebelum beliau mengonsumsi Propolis.

    Propolis vs Kanker Payudara

    Propolis vs Kanker Darah

    Gudang Propolis